Viona menyimpan segala macam perhiasan, surat rumah dan tanah yang menjadi mas kawinnya di atas dokumen surat perjanjian. Dia juga menyimpan ponsel yang Ray belikan, Viona juga menyimpan kartu debit yang juga di berikan oleh Ray. Dia hanya membawa beberapa baju di dalam tas ransel dan juga uang sebesar sepuluh juta untuk keperluan dirinya. Tidak ada apapun yang Viona bawa dari rumah itu, hanya uang yang memang nantinya akan ia butuhkan.
Viona menghela nafas berat tertunduk sedih. "Kamu harus kuat Vio, jangan pernah berharap apapun dari pernikahan ini. Sekarang kamu harus pergi dan hidup berdua dengan calon anakmu kelak." Viona memperhatikan kamar Ray dan ia pun perlahan mundur sambil menjinjing tas ranselnya. Tangannya menggapai gagang pintu dan menutup kamar itu.
Viona melangkah meninggalkan rumah dengan hati yang terluka dan langkah yang terasa berat. Pas di depan gerbang, ia melihat mobil mertuanya berhenti. Turunlah Miranda dan berjalan angkuh.
"Kebetulan sekali bertemu denganmu. Saya peringatkan padamu untuk menjauhi Raymond dan keluarga kita! Kau tidak di butuhkan lagi karena Ray sudah bahagia bersama istri dan calon anaknya. Sekarang kau pergi dari sini dan jangan pernah kembali lagi!" Miranda menunjuk arah ke luar gerbang meminta Viona pergi.
Viona tersenyum ramah, "Nyonya tenang saja, aku akan pergi dari sini sebelum Nyonya menyuruhku. Dan untuk kehamilan Elena, aku ucapkan selamat. Aku sadar diri kalau aku bukanlah orang yang tepat untuk berdampingan dengan putra Anda. Cuman, kalau boleh aku berkata, aku sungguh mencintai putra Anda, dan tolong sampaikan maaf ku kepada Ray karena kehadiranku sudah membuat kekacauan dalam rumahtangga. Kalau begitu aku pamit dulu nyonya," ujar Viona tidak terlihat sedih ataupun marah. Malah dia berkata begitu lembut. Dan Viona juga mengulurkan tangannya menggapai tangan Miranda lalu menciumnya sebagai bakti dia terhadap mertuanya.
"Maafkan aku sudah membuat Mama marah dan juga maafkan aku karena aku masuk ke dalam kehidupa…
Gadis 5 Milyar
Kepanikan Ray
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments