Tibalah mereka di salah satu tempat makan. Sesuai janji yan Ray katakan, dia akan mengajak Viona makan. Terlihat sekali wanita yang duduk di hadapannya ini tidak sabar menunggu hidangan makanan.
Tangan kanannya menopang dagu dan tangan kirinya mengetuk-ketuk meja. "Lama banget makanannya datang," ucap Viona mengeluh tidak sabar menunggu.
"Tunggu saja dulu, nanti juga datang kalau sudah selesai di masak."
"Tapi aku beneran gak sabar banget mau makan. Emangnya kamu gak merasakan kelaparan kayak aku. Kamu sih enak, pagi-pagi udah makan dan bisa jajan apa pun yang kamu inginkan. Sedangkan aku, mau makan pun susah, mau jajan pun susah. Emang nasib ku itu menyedihkan." Helaan nafas berat Viona keluarkan dengan raut wajah terlihat sedih dan bibir manyun.
"Ya, ya, aku tahu itu." Ray malas berdebat ia juga salah tidak tegas saat mamanya menyita setiap makanan yang ada di atas meja. Ray pikir Viona akan makan sesuai yang di katakan mamanya, tapi pengakuan Viona membuatnya tersentil jika ia tidak becus dalam memberikan nafkah.
Dan makanan yang di pesan pun tiba. Wajah Viona menjadi sumringah hanya melihat makanannya saja.
"Akhirnya datang juga, makasih ya, Mbak." Ucap Viona tersenyum ramah.
"Sama-sama, Mbak." Lalu pelayan itu pergi.
Dan Viona langsung saja menyantap hidangan makanan yang ada di sana dengan tergesa. Rasa lapar yang ia rasa membuatnya tidak peduli pada sekitar. Tak peduli pada keadaan yang sibuk melahap kepiting saus tiram.
Ray menatap bengong seraya menggelengkan kepala melihat Viona begitu lahap. "Dia beneran kelaparan? Apa di rumah sakit tadi belum makan? Seharusnya 'kan di kasih makan meski hanya sebatas bubur." Ray keheranan dan tidak habis pikir melihat cara makan Viona yang begitu cuek, pipinya pun sampai penuh mengunyah.
"Kau kelihatan seperti beberapa hari tidak makan?"
Viona mendongak, "iya, aku sangat kelaparan."
Ray membiarkan Viona makan sesuka hatinya, dia pun ikut makan dan juga mereka menghabiskan makanan yang dipesan hingga ludes tak tersisa.
"A…
Gadis 5 Milyar
Perampokan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments
Pipit Hannan
ada aja musibah viona... sabar ya vio
2023-02-16
1