Panik itulah yang Ray sedang rasakan saat ini. Tubuhnya gemetar melihat darah terus mengalir dari kepalanya Viona. Cepat-cepat Ray membopong tubuh Viona.
"Kenapa kau bodoh malah menjadikan dirimu sendiri perisai ku kalau sudah begini kau yang terluka, Viona!" sentak Ray masih bisa memarahi Viona tapi wajahnya terlihat panik.
Viona tersenyum, "aku tidak apa-apa, Ray. Ini hanya luka kecil saja. Aku tidak mungkin membiarkanmu terluka karena ku tahu papa dan mama mu pasti akan sangat mengkhawatirkan ku. Aku pun melakukan ini bukan karena ingin menyelamatkan mu, tapi karena aku berpikir lebih baik tiada daripada hidup tak ada yang peduli." Pikiran Viona pada saat itu memang seperti ini. Ia menjadikan dirinya sebagai pelindung karena ia tahu jika preman tadi akan memukul kepala, dan jika itu kena, Viona ingin mati saja.
"Tapi sayangnya aku tidak mati, sssttt ...." Viona meringis sembari memegang kepalanya menahan agar darahnya tidak keluar.
Ray terhenyak, ia pikir Viona melindunginya karena memang mengkhawatirkan dia dan ingin menyelesaikannya, tapi rupanya pikiran Ray salah.
"Bodoh, kau wanita bodoh yang aku kenal." Meski kaget, ia justru semakin kaget melihat Viona meringis. Ia segera mendudukkan Viona di jok, dan mencari sesuatu untuk mengikat kepala Viona di bagian yang terluka.
"Ray, kepalaku pusing," lirih Vio merasakan lemah dan juga pusing. Mungkin ini di akibatkan dari banyaknya darah yang ke luar.
Ray menatap nanar dan ia membuka kemejanya menyisakan kaos warna putih. Lalu, Ray melipatkan bajunya hingga membentuk sebuah lipatan panjang.
"Sini kepalamu!" perlahan Ray melilitkan kemejanya ke kepala yang terluka dan berharap darahnya berhenti ke luar. Viona pasrah dan rasanya ia sudah tidak kuat lagi menahan dingin di tubuhnya dan juga rasa pusing yang ia rasa.
"Dingin," lirih Viona begitu pelan dengan wajah semakin pucat. Ray cepat-cepat masuk dan ia segera menjalankan mobilnya dalam keadaan panik dan sesekali melirik Viona yang ternyata sudah memejamkan mata.
"Vi…
Gadis 5 Milyar
Khawatir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments
Pipit Hannan
semoga ray ga kasar lagi sama vio...
2023-02-15
1