Sepulang dari melihat pembangunan rumah, Ethan langsung memboyong istrinya pulang ke kediaman keluarga Brin.
Disana mereka sudah disambut oleh Vania serta keluarga besar yang sengaja datang untuk melihat kondisi menantu satu-satunya dari Vania.
Semua heboh dan penuh haru. Mereka sempat mengira kalau Clara memang ikut masuk ke dalam jurang.
Banyak obrolan-obrolan yang tercipta ada yang mendoakan dan ada pula yang meminta mereka untuk memiliki banyak momongan mengingat Ethan adalah anak tunggal.
Wajah Clara yang awalnya berseri langsung berubah ketika mendengar kata memiliki banyak anak.
Ethan pun menyadari itu. Tak ingin istrinya banyak pikiran dia pun pamit dan mengajak istrinya betistirahat di dalam kamar mereka yang sudah dipindah ke lantai 1.
"Kenapa hem?" tanya Ethan lembut sambil mengelus rambut Clara. Mereka sudah duduk di sofa yang ada di kamar mereka.
Mata Clara tiba-tiba sudah berkaca-kaca.
"Kenapa sayang?" Ethan langsung membawa Clara kedalam pelukannya.
"Apa kamu keberatan kalau kita hanya memiliki satu anak saja?" tanya Clara pada suaminya.
Ethan tersenyum.
"Tentu saja tidak, kamu yang mengandung selama 9 bulan. Kamu berhak memutuskan untuk memiliki berapa anak pun yang kamu inginkan" ucap Ethan yang akhirnya paham apa yang membuat istrinya berubah murung.
"Jangan terlalu dipikirkan apa yang tadi mereka ucapkan. Satu anakpun tak masalah" lanjutnya.
Clara terharu karena Ethan bersedia hanya memiliki satu anak saja.
"Apa kehamilan ini begitu berat untukmu?" tanya Ethan sambil mengelus perut istrinya.
Clara menggelengkan kepala dengan cepat.
"Tidak sama sekali. Anak kita tidak pernah menyusahkan. Morning sickness saja aku tidak kan?" jawab Clara yang memang begitu adanya.
"Aku hanya tidak ingin kalau nanti Tuhan mempercayakan kita memiliki banyak anak. Aku tidak bisa adil pada kedua anakku." lanjutnya.
Ethan mulai paham maksud perkataan istrinya.
"Aku tau Papa tidak bermaksud membeda-bedakan aku dengan Chila. Tapi aku menerimanya seperti itu. Dan aku tidak…
My Enemy, My Love
Luka Batin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments