Empat hari kemudian.
FARHAN pun datang memenuhi undangan pertemuan khusus. Dia tidak punya pilihan lain selain mengaminkan perintah Pak Herman yang kini telah menjadi atasannya.
Ketika sampai di ruang pertemuan dia melihat ada enam orang yang telah berkumpul. Hanya Pak Hendra yang duduk di kursi tengah dan Iyal yang duduk di sebelahnya lah yang dia kenal. Empat orang lainnya, yang juga duduk di meja oval, itu sama sekali adalah wajah-wajah baru. Dari empat orang tersebut, hanya ada satu perempuan.
"Wah, jadi ini ya anggota barunya?" Ujar si pria pirang.
Siapa mereka?
Pria pirang yang mengenakan hoodie berwarna abu-abu itu lalu berjalan menuju ke arah Farhan yang masih berdiri di pintu masuk.
Rey lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Farhan dan berbisik, "Jadi, siapa yang mati di keluargamu? Ayah? Ibu? Adik?"
Mendengar kata mati itu membuat darah Farhan mendidih. Dia datang ke tempat ini bukan untuk mendengarkan anggota keluarganya mati. Sebab dia masih percaya neneknya baik-baik saja di suatu tempat. Tapi mengapa pria ini memprovokasinya?
Sembari menatap tajam mata pria yang mengganggu itu, kedua tangannya juga perlahan mengepal. Tentu saja itu tidak luput dari perhatian Rey.
"Ho, kau punya kepalan tangan yang lumayan," ujar Rey sembari melihat tangan pria yang nyaris tergantung di puncak emosinya itu.
Pak Herman, Iyal, dan yang lainnya hanya menyaksikan apa yang sedang terjadi di depan mereka, dan tak berniat untuk melerai kedua orang itu. Mereka semua, kecuali Iyal, merasa perlu melihat seberapa berbakatnya anak baru tersebut. Dalam hal ini, mungkin provokasi Rey bisa membantu untuk mengungkapkannya.
"Hei, kalo senior ngomong itu dijawab," ucap Rey dengan nada yang memprovokasi, "Siapa yang mati, huh?"
Hanya dalam waktu sepersekian detik saja, sebuah pukulan tiba-tiba datang ke arah Rey dan nyaris mengenai wajahnya. Namun karena Rey sudah cukup terlatih, itu mudah saja untuknya menghindar.
"Kecepatan pukulan yang lumayan," ujar Rey dengan jarinya diletakkan di dagu s…
The Revenge Of Mafia
BAB 12: MATA TOMBAK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Nuhume
🎈🎈🎈🎈🎈
2023-04-04
1
Nuhume
🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️
2023-04-04
1