CAHAYA kuning hangat menyinari kamar apartemen mewah di Mantikalore Residence. Di antara langit-langit berhias stukko yang indah dan lantai marmer yang mengkilap, Iyal dengan rambut hitam terikat dan dalam balutan gaun hitam tengah berdiri di depan meja kerja yang dipenuhi oleh setumpuk pakaian.
Iyal terlihat begitu sibuk, mata cokelatnya yang bersinar memantulkan cahaya neon tampak fokus menyelesaikan tugasnya. Dia merapikan pakaian yang sedang dilipatnya, menjadikannya tumpukan yang teratur. Kelembutan jari-jemarinya merapikan kerutan pada kemeja sutra berwarna merah muda, seolah-olah setiap lipatan adalah teka-teki yang rumit yang harus dipecahkan.
Dengan penuh perhatian, Iyal memasukkan pakaian yang sudah dilipat rapi ke dalam koper besar yang terletak di atas tempat tidur. Koper itu terbuat dari kulit berwarna cokelat tua yang terlihat mewah dan memiliki berbagai kompartemen yang bisa menampung pakaian, aksesoris, dan barang-barang berharga lainnya.
Setelah selesai dengan pakaiannya, dia lalu mengamati dengan seksama kamar apartemennya yang sudah bersih dan rapi; memastikan tidak ada barang yang tertinggal. Dengan cermat, dia mengunci koper kulit besar itu dan menyimpan kuncinya di dalam tas selempang hitam yang selalu dikenakannya.
Setelah setiap pakaian sudah dilipat rapi dan dimasukkan ke dalam kopernya, Iyal kemudian mengambil ponselnya dan menelepon Gina. Nada dering berdenting beberapa kali sebelum suara khas sahabatnya itu terdengar di ujung panggilan.
[Hallo, Beb!] Sapa Gina penuh semangat. Tidak biasanya sahabatnya itu menelepon tiba-tiba, apalagi di jam selarut ini.
"Hallo, Beb. Kamu di mana?" Senyum terukir di wajahnya. Padahal dia dan Gina baru bertemu tadi pagi, namun dia merasa sudah merindukan suara yang penuh energi itu.
[Aku lagi di super market,] jawab Gina. [Kenapa, Beb?] Iyal bisa mendengar suara keranjang belanja yang bergesekan di latar belakang - suara anak-anak yang riuh, suara pengumuman belanja di pengeras suara, dan deru mesin pendin…
The Revenge Of Mafia
BAB 42: PERSIAPAN KEBERANGKATAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Nuhume
Iyal Ma Farhan aja 🤦♀️
2023-04-20
0
Nuhume
Abang Darius🌻🌻🌻🌻🌻🌻
2023-04-20
0
Nuhume
Gk ad persahabatan antara laki2 dan perempuan🤣🤣🙈
2023-04-20
0