Gi berlari terhuyung-terhuyung dengan nafas yang tersengal-sengal melewati koridor gedung ITC. Wajahnya menunjukkan kepanikan karena berlari sembari menggenggam pundaknya yang terus menyucurkan darah tiap kali dia mengambil langkah hingga koridor yang berlantaikan marmer putih itu pun kini memiliki bercak-bercak darah yang membentuk sebuah jejak di sepanjang jalan yang dia lewati.
Dia tidak menyangka bahwa salah satu dari tiga eksekutif IGIS akan mendatanginya. Dia bertarung dengan seorang pria yang mengenakan baju pantai, namun dia menyadari bahwa jurang kekuatan mereka sangat jauh. Dia tidak tahu jika eksekutif IGIS akan sekuat itu. Tetapi untungnya dia berhasil lolos dan menyelamatkan dirinya.
Selang beberapa menit kemudian, Gi akhirnya sampai di sebuah ruangan yang terletak di ujung koridor. Pintu itu terbuat dari bahan stainless steel yang sangat tebal dengan detail yang rumit dan indah. Pada bagian atas pintu, terdapat logo perusahaan yang dilapisi emas murni yang berkilauan.
Dua buah tiang yang terbuat dari marmer hitam yang mengesankan tampak menopang pintu masuk itu. Di sana juga terdapat sensor gerak yang tersembunyi, sehingga saat seseorang mendekat, pintu masuk akan terbuka secara otomatis.
Di balik pintu masuk, terdapat sebuah ruangan besar dengan langit-langit yang tinggi dan ornamen yang indah. Ruangan ini dilengkapi dengan furnitur mewah seperti kursi kulit dan meja yang terbuat dari kayu eboni yang sangat mahal. Di satu sisi ruangan, terdapat jendela-jendela besar yang memungkinkan udara segar dan sinar matahari masuk. Sementara di sisi lainnya terdapat pintu masuk ke ruangan kerja CEO Iskra Company, Pak Herman.
Gi pun membuka pintu ke ruang kerja Pak Herman dengan terburu-buru. Namun tidak ada siapa-siapa di ruangan itu.
Apa CEO udah pulang? Tanyanya dalam hati. Dia melihat arlojinya. Sekarang sudah pukul 12:30 malam.
Meskipun dia tahu sekarang sudah sangat larut, tetapi biasanya CEO tetap berada di ruang kerjanya karena sering lembur. Ruang kerja…
The Revenge Of Mafia
BAB 27: PEMBALASAN IGIS 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Nuhume
sudah, sudah, hentikan rencana penyerangan, pembalasan.
lagi puasaa...
hauss...😭
2023-04-07
0