Bab 8: Berhutang Kepada Selingkuhan

Langit di pagi hari itu tampak cerah, tetapi tak secerah hati Alindya. Ia masih terbaring di atas tempat tidurnya dengan selimut yang menutupi ujung kepala hingga ujung kakinya, rasanya berat sekali untuknya mengawali hari.

Suara pintu kamar yang terbuka pun tidak ia hiraukan, hingga terdengar suara teriakan sang kakak yang memekakkan telinga.

"Alindya... bangun! ini udah siang, apa kamu gak mau kuliah, hah?". Alice menarik selimut yang ia kira kepala sang adik tapi ternyata itu adalah kaki.

"Ya ampun, anak gadis tidurnya gimana sih ini? ayo bangun Alin!". Alice kembali membuka ujung selimut yang satunya dan menarik tangan Alindya.

"Duh kakak, apaan sih berisik tau!". Alindya menutup kepalanya dengan bantal.

"mama.. Alindya gak mau bangun, nih! apa harus aku siram dia pake air es?", teriak Alice.

Alindya yang ketakutan akan di siram dengan air es pun segera bangun dan berlari menuju kamar mandi tanpa membereskan selimut yang di lemparnya ke lantai, Alice hanya bisa tertawa melihat adiknya yang lari ketakutan.

Setelah memastikan adiknya sudah bangun, Alice kembali ke meja makan untuk melanjutkan sarapannya. "mama, tante Alin jangan di siram air es, kasian mama!", seru Rasya anak Alice yang masih berumur tiga tahun.

Alice tersenyum melihat anak nya yang begitu peduli terhadap tantenya. Belum sempat Alice menjawab, tiba-tiba Alindya datang di tengah-tengah acara sarapan keluarga.

"Tuh denger, kak! anak nya ajah sayang banget sama aku. makasih ya sayang". Alindya mengecup pipi Rasya kemudian duduk di sebelahnya.

"eh kamu mandi nggak sih? Bukannya tadi baru masuk kamar mandi, kok sekarang udah di sini aja", tanya Alice heran.

"Memang idealnya mandi itu butuh waktu berapa lama? buat aku mandi cepet atau lama sama aja namanya mandi". Alindya menjawab sambil mengoles roti tawarnya dengan selai kacang.

Pak Bagaskara dan bu Arumi yang melihat kelakuan anak gadisnya itu hanya bisa menggelengkan kepala.

Tetapi perhatian bu Arumi tertuju pada mata Alindya, walau hari ini ia meng…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!