Ravendra terus berteriak memanggil kakaknya, ia benar-benar merasa takut saat melihat baju seragam Rafael yang awalnya berwarna putih kini berubah menjadi merah karena pisau yang melukai pinggang sang kakak.
"Kakak, jangan begini! Aku takut sendirian di sini!" Ravendra meluk erat wajah Rafael.
"Tenanglah, kau harus bisa menjaga dirimu sendiri! kau sudah besar, aku tidak bisa selamanya menjaga dirimu." ucap Rafael memegang wajah Ravendra yang tengah menangis.
Terdengar banyak suara langkah kaki yang semakin mendekat ke arah mereka, Karina mulai merasa cemas dan ia juga terkejut saat melihat Rafael yang akhirnya terluka karena ulahnya.
"Kenapa malah kau yang terluka, aku ingin menghabisi dia lebih dulu!" ucap Karina berjalan menghampiri Ravendra yang tengah duduk memangku kepala sang kakak.
Ravendra melepaskan kain yang mengikat kepalanya untuk menutupi luka Rafael yang terus mengeluarkan darah tanpa menghiraukan Karina yang semakin mendekat kepadanya.
Belum sempat Karina menyentuh Ravendra, beberapa pria berseragam datang mengunci tangan Karina. "Saudari Karina, Anda di tangkap atas penculikan dan penganiayaan anak di bawah umur!" ucap salah satu pria tersebut.
"Tidak pak! saya tidak bersalah!" Karina memberontak berusaha melepaskan cengkraman dua pria tersebut.
"Tunggu aku anak kecil, aku akan menghabisi mu!" teriak Karina.
Pak Arif yang berada di belakang barisan pria berseragam tersebut segera berlari menghampiri kedua anaknya yang terluka, tanpa melihat ke arah Karina. "Astaga Rafael, Ravendra!" pak Arif dengan sigap membawa tubuh Rafael yang telah berlumuran darah menuju mobil ambulance.
Sementara Ravendra yang di gendong oleh asisten pak Arif hanya terdiam dan terus memikirkan ancaman Karina yang akan membunuhnya, rasa takut mulai menyelimuti pikirannya.
Pandangannya mulai kabur saat melihat tangannya yang di penuhi dengan darah.
"Om Erwin jangan tinggalin aku ya, aku takut!" ucap Ravendra kemudian memejamkan matanya.
Erwin merasa iba melihat Ravendra yang tamp…
When Mr. Tricky Meet Alindya
Bab 34: Gadis Penghibur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments