Alindya tidak langsung percaya dengan ucapan Radit karena ia pikir jika Kaivan hanya sedang membicarakan soal pekerjaan, mungkin Kaivan meminta Amara untuk menjadi model sebuah produk miliknya.
Dengan terus berpikir positif, Alindya memilih untuk pergi meninggalkan restoran karena ia tidak ingin mengganggu pekerjaan Kaivan.
"Ayo kita pulang!" ajak Alindya beranjak dari tempat duduknya.
"Tunggu dulu!" Radit menarik pergelangan tangan Alindya sambil menatap ke arah Kaivan.
Radit menahan kepergian Alindya pada saat matanya menangkap sebuah momen yang mungkin akan membuat Alindya tersadar.
Terlihat Kaivan tengah memegang jemari Amara dan memasangkan sebuah cincin berlian yang di belinya tadi. Amara tampak tersipu melihat Kaivan mencium tangannya setelah selesai memasangkan cincin.
"Kapan kau akan memutuskan hubunganmu dengan gadis urakan itu?" tanya Amara dengan wajah cemberutnya.
"Secepatnya, sayang!" seru Kaivan kembali mencium punggung tangan Amara.
Hal itu tertangkap jelas oleh kedua mata Alindya, seketika itu hatinya terasa hancur berkeping-keping. Sia-sia sudah pengorbanannya untuk setia menanti kedatangan kekasih yang begitu ia banggakan hingga ia rela membantah orang tuanya demi untuk bisa bersama dengan nya.
Dengan emosi yang memuncak, Alindya berjalan menghampiri Kaivan dengan cepat ia mendaratkan telapak tangannya tepat di pipi Kaivan dan membuat Kaivan terkejut.
"Dasar buaya! kalo lo mau pacaran sama dia harusnya lo ngomong, biar gue gak capek nungguin lo terus!" teriak Alindya menahan rasa sakit dalam hatinya.
"Dan lo ulet bulu, makan tuh cowok yang gak pernah bisa setia!" ucap Alindya menatap tajam ke arah Amara.
"Kurang ajar lo ngatain gue ulet bulu!" ucap Amara kesal mengambil segelas air dan berniat menyiramkan ke wajah Alindya.
Melihat Alindya dalam bahaya, Radit dengan sigap melindungi Alindya dengan menggunakan tubuhnya hingga air dari gelas tersebut membasahi punggungnya.
"Sudah cukup, kau sudah tahu kebenarannya. sekarang lebih baik kita pulang!" a…
When Mr. Tricky Meet Alindya
Bab 36: Kesetiaan yang Sia-sia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments