"Kaivan, tunggu aku di apartemen mu! aku akan membayar hutangku malam ini juga". Amara menghubungi Kaivan di dalam mobilnya setelah menemui Ravendra.
"wow, cepat sekali! baguslah kalau begitu, aku sangat menantikan kedatanganmu", seru Kaivan dari balik telepon.
Sementara di dalam ruangannya, Ravendra tengah menyandarkan tubuhnya pada sandaran sofa sambil memijat keningnya. Ia tampak lelah sekali, ia sudah seharian menghadapi tumpukan berkas yang tak pernah hilang dari atas meja kerjanya, di tambah lagi dengan kedatangan kekasihnya yang bukannya bisa menghibur dirinya tetapi ia malah menambah beban di pikirannya.
Suara pintu terbuka pun tidak membuatnya ikut membuka mata, ia sudah tahu siapa yang masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan segera menghampirinya di sofa.
"Lo abis ribut sama Amara?". Roy meletakkan dua cup espresso di atas meja.
"tidak, saya tidak bisa ribut dengan seorang wanita!", jawab Ravendra tanpa mengubah posisi duduknya.
"Baguslah kalau begitu, berarti lo menghargai wanita walau lo ngerasa tersakiti!". Roy membuka penutup cup espresso dan menghirupnya.
Aroma khas espresso langsung tercium oleh Ravendra, seakan menarik tubuhnya untuk bangun secara perlahan, matanya yang sulit untuk ia buka akhirnya terbuka dengan sendirinya saat mencium aroma espresso di hadapannya.
Raut wajah murungnya kini telah berubah menjadi semangat, ia sudah tak sabar untuk menikmati espresso nya. Tetapi ia tak melupakan ritual membersihkan tangannya terlebih dahulu, di rogohnya saku jas yang tengah ia kenakan untuk mengambil cairan ajaib yang selalu ia bawa kemanapun ia pergi, hand sanitizer.
Melihat kelakuan sahabatnya, mengundang Roy untuk berkomentar sambil menikmati espresso nya.
"Lama-lama melar juga tuh tangan di semprotin mulu!".
Ravendra hanya tertawa mendengar ucapan sahabatnya itu, memang Roy sengaja ia pilih untuk menjadi asistennya. Bukan karena mereka sudah lama bersahabat, tetapi karena sifat Roy yang humoris juga menjadi referensi untuk memil…
When Mr. Tricky Meet Alindya
Bab 10: Rasya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments