Di sisi lain, Shanika yang baru saja sampai di dalam kamarnya dan menutup pintu Apartementnya dengan rapat tiba-tiba merasa sangat lemas, ia benar-benar tidak menyangka kalau ia bisa sampai bicara seberani itu.
“Ah… apa aku terlalu gegabah? Pria itu pasti merasa sangat tersinggung! Ugh, lupakan saja!” gumam Shanika yang sedang bicara pada dirinya sendiri sambil berusaha melepas sepatu kets nya.
“Srek-srek!” detik itu juga tiba-tiba Shanika mendengar suara aneh dari dalam Apartementnya yang sebagian masih gelap “Suara dari mana itu?” batin Shanika dengan perasaan kaget sekaligus takut dan tanpa berlama-lama lagi Shanika segera menyalakan semua lampu yang ada di dalam Apartementnya.
Setelah itu Shanika berusaha mendengarkan suara-suara disekitarnya. Tapi, bukannya mendengar suara aneh lagi, entah kenapa Shanika merasa sangat merinding dan terintimidasi di dalam Apartementnya sendiri.
“Uh… tenanglah Shanika, di sini tidak akan ada yang berani menyakitimu!” ucap Shanika kepada dirinya sendiri lagi sambil mengusap dadanya sendiri agar ia merasa jauh lebih tenang untuk melanjutkan aktifitasnya di dalam Apartement seorang diri.
***
Keesokan harinya, saat jam sudah menunjukkan pukul sepuluh. Shanika pun bergegas pergi ke Universitas Nivella sesuai jadwal yang sudah ditentukan untuk mengambil Jas Almamater-nya.
Dan pada saat Shanika sudah berhadapan langsung dengan seoarang petugas wanita, saat itu juga petugas wanita itu terkejut dengan kondisi wajah Shanika yang terlihat sangat kelelahan “Kamu baik-baik saja, kan? Kamu terlihat sangat pucat,” tanya pegawai wanita itu dengan tatapan khawatirnya, sambil memberikan Jas Almamater milik Shanika.
“Ya? ah, tadi malam saya hanya kurang tidur saja. Terima kasih Jas-nya,” jawab Shanika dengan memaksakan senyumannya sambil menerima Jas Almamater menggunakan kedua tangannya.
“Lebih baik, setelah dari sini kamu langsung tidur atau ke rumah sakit ya,” balas pegawai wanita itu dengan tatapan khawatirnya yang semakin lekat kepada Shanika…
Mata Pengantin Iblis
Menghabiskan Tenagaku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments