Dengan perasaan ragunya, mau tidak mau Gavin segera berlari mendekati Shanika dan langsung menarik tangan Shanika dengan cukup kasar, karena Shanika terus meronta-ronta dan tidak mau pergi meninggalkan Xyan seorang diri dalam keadaan sekarat.
“Aku tidak mau meninggalkan Xyan! Xyan! Aku mohon!” ucap Shanika sambil terus berteriak dan berusaha menahan tarikan kencang yang Gavin lakukan padanya.
Sedangkan Xyan yang mendengar perkataan Shanika dan tangisan Shanika, sama sekali tidak mau menolehkan kepalanya yang seketika itu juga membuat Zoya merasa kalau dirinya sudah menang, walaupun harus membiarkan Shanika dan anak buah Xyan bebas.
“Nona! Ayo kita pergi!” pinta Gavin sambil terus menarik Shanika hingga hampir sampai di depan pintu keluar rumah tua itu.
Tapi, tepat sebelum Gavin dan Shanika berhasil keluar melewati pintu. Tiba-tiba pintu besar dihadapan mereka berdua kembali terbuka sendiri dan seorang pria berpakaian serba hitam sedang berjalan lurus seakan ingin memasuki rumah tua itu.
“Hm? Tuan Malaikat Maut?” gumam Gavin yang seketika itu juga langsung menghentikan langkah kakinya dan melepaskan tarikan tangannya pada kedua tangan Shanika, sedangkan Shanika yang tidak bisa melihat apapun kecuali pintu yang terbuka sendiri, detik itu juga langsung berhenti menangis dan bertanya “Siapa?” dengan tatapan bingungnya.
“Malaikat Maut datang,” balas Gavin dengan perasaan leganya, yang seketika itu juga membuat Shanika berpikir “Maksudmu… Karis?” sambil berusaha mencari-cari keberadaan Karis sang Malaikat Maut yang saat ini sudah tidak bisa ia lihat lagi dengan kedua bola matanya yang normal seperti manusia pada umumnya.
Xyan yang merasakan kehadiran Karis, detik itu juga langsung menolehkan kepalanya dan memasang senyuman tipisnya sambil berkata “Akhirnya datang juga,” dengan perasaan leganya, sambil terus berusaha menahan rasa sakitnya yang semakin menggerogoti tubuhnya.
Di lain sisi, Zoya yang saat ini masih berdiri di lantai atas rumah tua. Dengan ekspresi bingungnya…
Mata Pengantin Iblis
Semua Rasa Sakitku Untukmu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments