Dengan kepalanya yang mendadak menjadi penat, Xyan pun melanjutkan perkataannya “Ukh, kalian tahu kan betapa berbahayanya Iblis hewan bagi manusia?” dengan nada bicaranya yang penuh penekanan dan juga perasaan frustasi kepada semua karyawan Silumannya.
Sedangkan Shanika yang tidak tega kepada para karyawan Siluman dihadapannya, detik itu juga langsung meminta Xyan untuk tenang dan mengucapkan terima kasih kepada semua karyawan Siluman yang sudah ingin membantunya “Kalian semua sudah bekerja dengan sangat baik! Jadi, jangan merasa bersalah hanya karena beberapa Iblis hewan berhasil kabur,” ucap Shanika dengan senyuman tipisnya.
Para karyawan Siluman yang mendengar perkataan Shanika itu pun langsung merasa kagum dan menganggap Shanika sebagai dewi, karena kebaikannya. Tapi, tidak dengan Xyan yang tiba-tiba berkata “Hanya beberapa Iblis katamu? Satu Iblis saja bisa membunuhmu!” dengan nada bicaranya yang sangat tinggi kepada Shanika.
Yang seketika itu juga membuat Shanika mengerutkan dahinya dan melirikkan tatapan tajamnya kepada Xyan sambil berkata “Diamlah!” yang saat itu juga langsung membuat Xyan memasang ekspresi cemberutnya dan langsung bergegas memasuki ruangan kerjanya yang tidak jauh dari tempatnya berdiri.
Beberapa detik kemudian, dengan perasaan tidak nyamannya Shanika pun meminta kepada semua karyawan Siluman dihadapannya untuk kembali bekerja dan setelah semua karyawan berpamitan untuk pergi dari hadapan Shanika, tanpa berlama-lama lagi Shanika segera bergegas memasuki ruang kerja Xyan.
“Xyan? Kamu baik-baik saja, kan?” tanya Shanika sambil berjalan secara perlahan untuk mendekati Xyan yang sedang duduk di sofa sambil meneguk air mineral dari dalam gelasnya hingga habis tanpa tersisa sedikit pun.
Tapi, Xyan yang mendengar pertanyaan Shanika bukannya menjawab pertanyaan Shanika, ia justru hanya menghela nafasnya dengan sangat kasar, yang seketika itu juga membuat Shanika merasa kesulitan untuk membujuknya “Ayolah… kenapa kamu tidak mau bicara?” pinta Shanik…
Mata Pengantin Iblis
Meredakan Emosi Xyan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments