Karena tidak mendapatkan reaksi apapun dari Shanika, beberapa detik kemudian hantu wanita berwajah pucat itu pun memiringkan kepalanya tepat dihadapan wajah Shanika dengan ekspresi anehnya yang mengerikan, setelah itu kembali bertanya “Kenapa kamu malah diam saja? kamu mendengar perkataanku, kan?” yang seketika itu juga membuat Shanika tersentak dan langsung melangkah mundur.
“Astaga! Bikin kaget saja, berhenti bicara denganku,” balas Shanika dengan nada bicaranya yang sedikit meninggi sambil mengusap dadanya sendiri.
“Hm? Kenapa kamu memarahiku?” gerutu hantu wanita berwajah pucat itu sambil memasang ekspresi cemberutnya.
Tapi, karena tidak ingin dianggap tidak waras oleh orang-orang. Tepat pada saat dua orang mahasiswa memasuki kamar mandi, Shanika langsung membalik tubuhnya dan melangkah pergi dari dalam kamar mandi itu untuk menghindari hantu wanita berwajah pucat itu.
“Ah, memusingkan sekali,” keluh Shanika sambil terus melangkahkan kakinya tanpa berhenti sedikit pun.
Tidak lama kemudian, saat Shanika sedang fokus pada dirinya sendiri tiba-tiba ada seorang pria menghalangi jalannya, yang seketika itu juga membuat Shanika menghentikan langkahnya dan melihat wajah pria yang menghalanginya itu.
“Kamu tahu siapa aku, kan?” tanya pria bertubuh besar dan tinggi tegap itu kepada Shanika, dengan wajah seriusnya yang terlihat seperti sedang menahan emosinya.
Shanika yang berhadapan dengan pria itu pun langsung memasang ekspresi bingungnya, hingga beberapa detik kemudian ia teringat kalau pria yang ada dihadapannya ini adalah pelatih anggota tim basket di Kampusnya, yang dulu pernah merencanakan hal buruk bersama Elvan kepada dirinya di Cafe mewah.
“Ah… ya, aku ingat,” jawab Shanika dengan ekspresi datar dan nada bicaranya yang santai.
“Sebenarnya apa yang sudah kamu lakukan kepada para anggotaku, hah?” tanya pria dihadapan Shanika lagi dengan tatapan matanya yang tajam, sambil melangkahkan kakinya untuk mendekati Shanika.
Sedangkan Shanika yang merasa cukup terintimidas…
Mata Pengantin Iblis
Betapa Kejamnya Xyan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments