Gunawan mengejar Liana, yang belum terlalu jauh. Gun menahan tangannya, agar kekasihnya berhenti. Ia ingin membicarakan tentang hubungannya itu dengan baik-baik bukan dengan emosi.
"Sayang ..." panggil Gunawan, dan Liana tak menatap wajahnya.
"Aku minta maaf! Karena aku, kamu jadi seperti ini. Sekarang ikut aku ya! Untuk obati luka kamu." Gunawan menyentuh lembut tangan Liana.
Gunawan mengajaknya ke kontrakan, dan meminjamkan pakaian untuk Meliana. Karena akan sulit mengobati luka dengan pakaian yang tertutup menutupi lukanya.
Gun tertegun melihat luka memar, di lengannya, terutama di bagian mata kaki sampai bengkak karena terkilir.
"Ya ampun Liana, ini hampir bengkak loh. Jangan ulangi lagi ya! Loncat dari pagar rumah, apalagi tinggi tanpa pelindung!" Meliana hanya mengangguk.
"Iya," jawab Liana.
Liana meringis saat lukanya di pegang oleh Gunawan. Dengan sabar Gun mengobati luka memar yang ada di lengan dan kakinya.
Setelah mengobati, Gunawan menatap Liana yang hanya menundukkan wajahnya sejak tadi.
Gunawan menyentuh tangan Liana, lalu di genggamannya.
"Sekarang aku minta kamu jangan sedih lagi! Apalagi sampai kabur dari rumah, lewat pagar. Jangan ya! Aku tidak ingin kamu kenapa-napa, apalagi sampai seperti ini!"
"Jangan khawatir, hubungan kita akan baik-baik aja. Aku dan pamanku akan datang melamar kamu, untuk menjadi istriku. Aku juga akan membawa kedua orang tuaku," kata Gunawan membuat Liana tersenyum mendengarnya.
"Benarkah Gun? Jika kamu dan keluarga akan datang ke rumah, untuk melamarku?" tanya Liana dengan tak percaya.
"Iya sayang." Jawab Gunawan seraya mengecup tangannya.
Liana tersenyum mendapatkan perlakuan manis dari kekasihnya.
"Kamu sudah makan belum?" Liana menggelengkan kepalanya.
"Yasudah yuk makan! Tadi aku nitip makanan sama Raka. Karena tangan kamu lagi sakit, aku suapin ya?" Liana tersenyum dan mengangguk.
Kini mereka sedang menikmati sebungkus nasi berdua, Gunawan menyuapi Liana menggunakan tangannya. Benar-benar perhatian Gun kepada Meliana…
Gunawan Untuk Meliana
Rasa bersalah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments