Ratna hanya tersenyum mendengar Liana bicara. Namun dirinya masih memikirkan apa yang di katakan oleh Bu Fitriana, kalau sang ibu adalah mantan istri pak Pujianto.
Adam yang selalu berada di samping Ratna terus menggenggam tangannya. Saat itu juga terdengar suara orang mengucapkan salam dari luar. Rupanya yang datang adalah, pak Syafi'i, Bu Nur dan putra bungsunya.
"Eeeh ada Liana, Gun, dan Adam." Sapa Bu Nur, dan mereka pun mencium tangan kedua orang tua Ratna.
Pak Syafi'i melihat sang putri yang sejak tadi selalu terdiam. Saat ia menghampiri Ratna ia melihat ada luka di bagian lengannya.
"Lengan kamu kenapa Nak?" tanya pak Syafi'i.
"Jatuh, terkena ujung meja," jawabnya.
Bu Nur melihat sikap putrinya, seperti sedang tidak baik. "Ratna, ada apa? Kenapa ko kamu sejak tadi ibu perhatikan selalu diam?"
"Harusnya yang bertanya itu aku Bu? Apa yang ibu rahasiakan dari aku?"
Bu Nur terkejut dengan apa yang Ratna katakan kepadanya. Begitupun juga pak Syafi'i.
"Kepalaku pusing, aku mau istirahat. Maaf semuanya aku tinggal kedalam." Ucap Ratna yang berjalan meninggalkan semua orang yang berada di ruang keluarga.
Bu Nur merasa sedih atas sikap putrinya. Karena merasa tak tega Liana menyentuh tangan beliau dan membawanya untuk duduk.
Adam menceritakan apa yang sudah terjadi, Bu nur dan pak Syafi'i terkejut dengan apa yang ia dengar. Kalau Bu Fitriana mengatakan tentang masa lalunya.
"Bu, apa benar kalau ibu dan ayahku pernah menjadi suami istri? Apa benar aku . mempunyai kakak yang sekarang sudah tiada?" tanya Liana dengan mata mengembun, Bu Nur tak tega melihatnya.
"Sebenarnya aku juga terkejut dengan kebenaran yang ibuku katakan. Jujur aku tak tau, begitu pun juga Ratna. Pantas saja selama ini, ibu selalu melarang ku untuk berteman dengan Ratna. Mungkin karena masalalu kalian," Bulir bening pun berhasil lolos dari Liana.
Bu Nur menghapus air mata Liana, lalu membawanya kedalam pelukannya.
"Nak, maafkan kami yang sudah merahasiakan itu dari kalian. Semuanya sudah kami tutu…
Gunawan Untuk Meliana
Liana kecewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments