Liana menangis, saat menyaksikan Gunawan di hajar oleh dua pria suruhan ibunya.
"Bu sudah. Jangan suruh mereka untuk menyakiti Gunawan lagi, aku mohon Bu!" Liana memohon.
"Baik! Ibu akan menyuruh mereka untuk berhenti. Tetapi kamu harus mengikuti apa yang ibu katakan, kamu mengerti!" ancam Bu Fitriana.
"Iya Bu. Aku akan mengikuti apa yang ibu katakan. Tapi aku mohon hentikan itu! Kasihan Gunawan sudah tak berdaya!" Liana dengan memohon.
"Berhenti! Sekarang kita ayo kembali !" perintah Bu Fitriana. Lalu dia laki-laki tersebut masuk ke mobil, lalu mengendarai dan meninggalkan Gunawan yang tergeletak di jalan.
Gunawan tergeletak di tanah, lalu oleh warga di bawa ke rumah sakit. Sejak saat itu, dirinya tak pernah bertemu Meliana kembali.
Gunawan sakit, dan berada di kontrakan seorang diri. Hanya pamannya yang peduli dengannya, mengantarkan makanan untuknya. Sedangkan orang tuanya memang tak peduli dengan dirinya.
Sedangkan Gunawan sakit, merasa dirinya benar-benar di buang dengan keluarganya. Bahkan untuk menjenguknya saat terbaring lemah begini, mereka tak menjenguknya.
Untung saja di sebelah kontrakan Gunawan, sudah ada yang menempati. Keluarga pak Amir tinggal bersama istri dan kedua anaknya. Seorang putri Tasya yang berusia 23 tahun, dan Rio 14 tahun.
Kini pak Seno, yang tak lain paman dari Gunawan datang mengantarkan makanan untuk keponakannya.
"Terimakasih banyak Paman, sudah mengantar aku makanan segini banyaknya,"
"Biar kamu cepat sehat lagi Gun. Paman gak tega lihat kamu seperti ini, apalagi karena ulah dari keluarga Liana!" terlihat Seno sangat marah, saat melihat keponakannya.
Gunawan hanya menundukkan kepalanya.
"Tapi Gun sayang dengannya Paman. Hanya dia yang bisa merubah ku seperti ini. Paman tau aku dulu seperti apa, hanya dia dan paman yang peduli dengan ku. Sedangkan mereka, mungkin aku mati pun itu akan sangat membuat merasa bahagia,"
"Jangan pikirkan mereka, sekarang yang terpenting kamu sehat dulu! Biar mereka tau tanpa kalian kamu mampu berdiri…
Gunawan Untuk Meliana
Tetangga baru.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments
Gadis Bar-bar
Asalkan jangan main apa aja deh, sih Gunawan.
Ngomong ² mamanya sama kayak abangku, Gunawan
2023-07-03
0