"Lebih baik kita pulang kerumah, seperti umi lihat kondisi kamu sedang tidak sehat nak" umi masih memeluk erat maira yang masih belum tenang.
Umi menelpon Abi dan meminta izin untuk pulang lebih dulu, karena umi khawatir dengan maira, andai saja saat itu umi tau kalau maira sedang mengandung anak dari Amar, mungkin dia akan panik dengan apa yang terjadi.
Setelah mendapatkan izin dari Abi ,umi dan maira pulang menggunakan taksi online, mereka pulang kerumah orang tuanya Amar.
Maira sesampai dirumah pun tidak bisa tenang, dia terus saja mondar-mandir memikirkan Amar yang belum juga pulang, maira takut kalau Amar akan meninggalkan dirinya dan Kembali kepada wanita yang bernama Zara tersebut.
"Sayang duduk lah, minum teh nya dulu!" pinta umi yang melihat maira yang terus saja berjalan kesana-kemari.
"Umi sudah telpon Abi, mereka sudah menuju jalan pulang." dan bersamaan dengan perkataan umi, Abi dan Amar pun pulang.
Maira langsung berbalik arah ke pintu utama mendengar suaminya sudah pulang, Amar tampak hajat diam, setelah bersalaman dengan umi nya dan juga maira.
Mereka duduk diruang tamu, semua masih diam tak ada yang membuka pembicaraan, karena memang semua pasti masih bingung, apalagi maira yang baru bertemu Amar setelah sembilan hari Amar pergi ke Singapura.
"Abi mau ganti baju dulu." ucap Abi sambil bangun dari duduk nya saat itu.
Dan begitu juga dengan umi , ikut bersama Abi kedalam kamar, karena umi paham betul pasti abi ingin bicara berdua dengan umi saat itu.
Tinggallah maira dan juga Amar yang terdiam di ruang tamu, jantung maira berdetak keras, karena rasa takut yang sedang dia rasakan saat ini.
"Zara kondisinya sedang tidak baik-baik saja." ucapan Amar memecah kesunyian diruang tamu saat itu.
Namun maira masih diam tak menanggapi perkataan Amar sama sekali, jujur dia bingung harus menjawab apa.
"Menurut dokter, Zara harus di operasi karena terkena kanker usus."tatapan Amar masih lurus kedepan.
Maira yang mendengar hal itu benar-benar kaget, dia tidak percay…
Ketika Hati Telah Memilih
perdebatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments