Rasa lelah yang teramat sangat membawa langkah kaki Alan kembali kekediaman yang ditempati dirinya dengan Dilara. Penulusuran hari ini dirasa cukup namun dirinya seperti belum puas mengingat masih belum bertemu dengan adik-adik Dilara. Alan masih penasaran.
Seperti biasa, begitu pintu rumah utama terbuka Dilara sudah berdiri menyambut. Alan terdiam, menatap dalam pada perempuan yang sedang tersenyum tipis padanya.
"Honey, kau sudah pulang?." Tanya Dilara.
Alan mengangguk samar kemudian menyerahkan tas kerja ketangan sang istri. Alan bersikap seperti biasa, beruntung dirinya masih sempat membawa tas kerja tadi, jika tidak maka Dilara pun bisa curiga.
"Ayo kita makan, aku sudah sangat lapar."
Dilara yang baru saja ingin menyimpan tas kerja Alan ke ruang kerja, berbalik badan. Ditatapnya pria tampan itu sejenak. Kenapa seperti ada yang aneh?.
"Honey, kau tidak ingin mandi atau berganti pakaian dulu," tawar Dilara seperti tidak yakin dengan keinginan Alan.
"Tidak," tolak Alan. "Seperti ini saja, aku audah sangat lapar."
Dilara mengiyakan. Perempuan itu memberikan tas kerja Alan pada pelayan untuk disimpan. Sedangkan dirinya bergerak dengan sigap untuk mempersiapkan seluruh makan malam untuk disantap Alan.
Hubungan Alan dan Dilara kini berangsur membaik, meski tidak sepenuhnya tapi setidaknya sikap Alan tak sedingin dan seacuh dulu. Pria itu mulai perduli meski sembunyi-sembunyi. Dilara dengan telaten mengambilkan makanan kesukaan Alan kesebuah piring. Dalam diam, Alan memperhatikan setiap gerak tubuh Dilara.
Berasal dari keluarga miskin tapi kenapa tubuh Dilara sangat terawat?. Kulitnya putih bersih. Rambutnya panjang, lembut dan juga wangi. Begitu pun dengan bentuk tubuhnya yang proporsional, sedangkan yang ia lihat tadi mayoritas warga yang tinggal sekampung dengan Dilara memiliki kulit tubuh yang kecoklatan serta rambut dan kuku yang tak terawat. Lalu kenapa Dilara berbeda?.
Alan merasa masih banyak rahasia yang Dilara simpan darinya. Sepertinya ia akan mengorek info…
Mengejar Cinta Suami Dingin
Penelusuran Alan Part. 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
Ariyanti
semangat ya ka,,jgn lama2 ya ka,,yg selalu aku nanti up nya,,seru bngt
2023-09-07
0
yesi yuniar
aku kok jadi membayangkan dilara juga datang mengunjungi adik2nya dan bertemu alan di sana
2023-09-07
1