"Aneh, kenapa tidak diangkat?." Setengah menggerutu Alan memandangi ponsel pintar di tangan. Sedari tadi ia menghubungi Dilara namun takkunjung diangkat.
"Memangnya kemana dia?. Apa mungkin ke kamar mandi," tanya Alan pada diri sendiri. "Tapi kenapa lama sekali?."
Pria itu berdecak. Sudah lelah menghubungi sang istri dan tak kunjung mendapat tanggapan, Alan menjatuhkan bobot tubuhnya lagi di kursi kebesarannya.
Ini sudah waktunya makan siang, perutnya sudah terasa lapar tetapi kenapa tadi Dilara tak membawakannya bekal juga tak datang ke rumah sakit untuk membawakan makan siangnya?.
"Apa iya aku harus makan di kantin?." Terlaru sering memakan masakan Dilara membuat Alan enggan untuk memakan makanan yang bukan buatan dari istrinya. Terdengar aneh memang, sebab dulu dirinya lah yang kerap membuang makanan buatan istrinya dari pada memakannya.
Tak ada pilihan lagi, pada akhirnya membuat Alan makan siang Di kantin rumah sakit. Di tempat itu ruangan khusus tenaga medis dan keluarga pasien, sengaja dipisahkan demi kenyamanan.
Alan memesan beberapa menu makanan berat, puding dan potongan buah-buahan segar untuk pencuci mulut. Ketika mulai menyuapkan ke dalam mulut, kenapa makanan itu terasa aneh dan kalah jauh dari segi rasa jika dibandingkan dengan masakan Dilara?.
"Aneh, padahal dulu aku sering memakannya dan rasanya enak, tetapi kenapa sekarang rasanya jadi seperti ini?." Alan mengecap-ngecap rasa dari sup yang tengah disantap. Kenapa mendadak hambar dan tak seenak saat ia menikmatinya dulu?.
Alan menggeser mangkuk supnya secara perlahan. Rasa laparnya mendadak hilang. Tidak, ia tak ingin memakan makananan itu sekarang tetapi ingin masakan masakan Dilara.
Pria berkemeja warna cream itu hanya menenguk minuman dingin yang dipesan untuk mengisi perut. Sekali lagi ia memainkan ponsel untuk menghubungi kontak sang istri namun lagi-lagi tak dijawab.
"Ya, Tuhan. Sebenarnya dimana dia?." Alan kesal, baru kali ini dirinya begitu susah untuk menghubungi sang istri padahal dirinya…
Mengejar Cinta Suami Dingin
Tentang Perasaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
yesi yuniar
alan takut ya.... kalau takut kehilangan dilara ngomong dong tentang perasaanmu
2023-09-26
1
Ariyanti
ya ampun,,ya dirimu dulu lah dokter yg ungkapin duluan,,masa cewe..
2023-09-26
1