”love you, honey.”
Alan tersenyum tipis, melambaikan tangan pada Dilara yang melepas kepergiannya untuk bekerja.
Pagi ini penampilan terlihat rapi seperti biasa. Kemeja dan celana bahan warna senada, membalut pas di tubuh nyaris sempurna miliknya.
Tentang kepergian Dilara semalam untuk mengunjungi adik-adiknya, Alan berpikir alangkah baiknya jika ia pun mengirimkan beberapa hadiah sebagai bentuk kepedulian.
Alan tiba-tiba mengambil kertas dan bulpoin dari dalam tas kerja kemudian menuliskan sesuatu dikertas tersebut.
"Ambil pesanku di tempat ini dan berikan pada adik-adik Dilara,” titah Alan seraya mengulurkan selembar kertas itu pada sang supir. Pagi ini, Alan tak mengemudikan kuda besinya seorang diri. Dirinya sengaja diantar supir untuk berjaga-jaga.
”Baik, Tuan.”
Pikir Alan menerawang jauh. Melihat kelima adik Dilara, kenapa hatinya ikut terenyuh. Dulu mereka tinggal di rumah repot, dan sekarang sudah menempati rumah mewah. Apa rumah itu hasil dari kerja keras Dilara atau malah pemberian seseorang?.
Kemudian untuk anak, dirinya dan Dilara sudah melakukan hubungan suami istri beberapa kali. Apa mungkin dalam waktu dekat ini Dilara bisa mengandung kemudian mereka punya anak?.
Sejenak Alan memejamkan mata. Anak?. Hubungan pernikahan mereka saja masih mengambang sampai detik ini. Mereka memang menikah, tinggal satu rumah, tidur satu ranjang, dan berhubungan badan. Akan tetapi untuk urusan hati, apa keduanya sudah saling mencintai?.
Alan mengusap wajahnya secara kasar. Segala bentuk godaan dan kepintaran Lara dalam melayani, tak ayal sudah membuat Alan nyaman dan bergantung. Dilara seperti pandai menempatkan diri, mencari celah agar dirinya dapat masuk, hingga berhasil menduduki tempat tersendiri dihati Alan yang belum mampu disentuh siapa pun termasuk mantan kekasih Alan dulu.
Bukannya senang, keberadaan Dilara di hati Alan justru menjadi ketakutan tersendiri. Pria itu tak mau berharap atau pun menginginkan lebih. Seperti apa perasaan Dilara padanya, Alan pun tak me…
Mengejar Cinta Suami Dingin
Ketakutan Alan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
yesi yuniar
semua ini dilakukan hanya demi masa depan adik2nya...
2023-09-20
0
manusia biasa
🤣🤣🤣 lanjut
2023-09-20
1
Nana Loehat
jalang utk duami sndri kan HALAL
2023-09-20
2