Jealous

Setelah memastikan bahwa Miko benar-benar tertidur, Dirga berjalan keluar menuju sebuah taman di samping rumah sakit. Taman kecil yang sepi, namun cukup untuk menepi sejenak dari bau obat-obatan setelah seharian berada di rumah sakit. Dirga bersandar pada bangku taman, sambil mendongakkan kepalanya— menatap pada hamparan langit dengan bintang yang cukup terang.

Di tengah sesaknya perasaan Dirga, ia mengingat ucapan Bapak saat beliau masih hidup dulu. Saat itu, sore mulai temaram. Kemuning lampu dari pelataran rumah sudah mulai menyala. Dirga sedang duduk di kursi yang berada di beranda rumah orang tuanya yang cukup sederhana. Dengan ditemani kopi hitam buatan Ibu, juga aroma pisang goreng yang akan Ibu sajikan.

Ketika Dirga sedang menyeruput kopi hitamnya, Bapak mulai bersuara, "Dirga ... kamu harus tau, kalo di dunia ini nggak ada yang lebih sulit dari kemiskinan."

"Bapak memang nggak bisa kasih kamu mobil mewah, nggak bisa kasih kamu HP keluaran terbaru seperti punya teman-temanmu." Bapak menyesap rokoknya sambil terus memandang lurus ke depan, pada pohon mangga yang ditanam Ibu bertahun-tahun lalu. "Yang bisa Bapak kasih cuma pendidikan yang layak buat kamu. Buat bekal kamu di masa depan. Kamu nggak boleh miskin kayak Bapak, Nak. Kamu harus berhasil demi anak dan istrimu di masa depan."

Sore itu menurut Dirga, Bapak hanya memberikan wejangan biasa, selayaknya wejangan orang tua pada umumnya. Namun hari ini, di tengah heningnya malam pada bangku taman rumah sakit, Dirga menyadari bahwa wejangan Bapak kala itu benar-benar berarti. Kenangan yang datang begitu tiba-tiba itu, membuat Dirga kembali berandai-andai.

Seandainya Bapak masih ada, akankah semuanya berbeda? Seandainya enam tahun lalu Dirga tidak meminta Larasari menikah dengannya, mungkin perempuan itu akan hidup bahagia di suatu tempat. Duduk bersantai di sebuah rumah mewah sambil menemani anak-anaknya bermain, tidak perlu khawatir untuk membayar cicilan rumah, atau berlibur keliling dunia dengan laki-laki l…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!