Asing

Larasati terbangun dari tidurnya, saat mendengar suara gaduh dari arah dapur. Jam masih menunjukkan pukul 2 dini hari, namun ia mendapati Dirga sudah tidak lagi tidur di sampingnya. Dengan langkah tergopoh, Larasati segera menuju dapur untuk memeriksa apa yang sedang terjadi.

"DIRGAAA!" pekik Larasati saat mendapati Dirga sedang memegang pecahan botol kaca di tangan kanannya. Darah kental terlihat melumuri telapak kanan Dirga, hingga menetes ke lantai.

"Dirga, please stop. Jangan gini, kita ngomong baik-baik, ya?" Larasati mencoba untuk mendekati Dirga yang kini berdiri tidak jauh darinya.

"JANGAN MENDEKAT!" pekik Dirga tak kalah kencang. Sorot matanya begitu redup. Tatapan hangat yang selama ini Dirga berikan, binar mata yang selalu menjadi kegemaran Larasati, kini sudah tidak ada lagi. Wajahnya bahkan seolah mengatakan bahwa Dirga sudah putus asa.

"Dirga, please. Maafin aku, kamu jangan gini. Please, aku nggak mau kamu kenapa-kenapa."

Dirga tampak menunduk, sambil kengeratkan genggaman tangannya pada pecahan kaca itu. Larasati bahkan bisa mendengar Dirga mulai terisak. Tidak ingin menyiakan kesempatan, Larasati berjalan perlahan dan merebut kaca yang berada di genggaman tangan Dirga.

Tidak ada yang bisa Larasati lakukan saat ini, selain memeluk tubuh bergetar Dirga yang sedang menangis. Ia tidak pernah mengira bahwa kesalahannya akan membawa Dirga pada luka yang sebesar ini.

Lalu setelah Dirga mulai tenang, Larasati membawanya kembali ke kamar untuk mengobati luka pada telapak tangannya. Luka Dirga terlihat cukup dalam, namun laki-laki itu sama sekali tidak terlihat kesakitan.

"Maaf, Ga." Larasati mengusap lembut permukaan perban yang sudah terbalut sempurna pada tangan Dirga. "Maaf aku bikin kamu jadi gini. Aku nggak tau gimana caranya buat menghilangkan sakit hati kamu, tapi please jangan pernah berpikir untuk tinggalin aku dengan cara begini."

Meski Larasati mulai terisak, Dirga tetap bergeming. Ia tampak tidak berniat sedikit pun untuk menenangkan perempuan di…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Yunita Widiastuti

Yunita Widiastuti

ceritanya sangat sedih ..hatiku hancur sakit liatnya . gak sanggup aku baca lagi

2023-11-17

0

Nami

Nami

sedih x cerita inu 🥲🥲🥲🥲Dirga seandai nya kamu di kehidupan nyata semoga kmu sllu kuat 😭

2023-11-15

0

Imelda

Imelda

next

2023-11-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!