Dirga sedang bergelut dengan tumpukan kertas di ruang kerja pribadinya. Ada banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan sampai-sampai dirinya harus membawa banyak sekali lembaran itu pulang ke rumah, namun saat ini pikirannya justru mengajaknya untuk lari dari pekerjaan itu. Bayangan soal Larasati yang tersenyum manis di depan laki-lali lain, selalu datang menghantuinya hari ini.
Dirga paham betul, Larasati bukan perempuan yang mudah berpaling. Ia juga tahu bahwa perangai Larasati tidak seburuk itu. Maka saat mengetahui kenyataan bahwa istrinya itu berselingkuh dengan Jovanka, hal pertama yang terlintas dalam pikiran Dirga adalah bahwa semua ini adalah salahnya.
Saat sibuk dengan isi kepalanya, Dirga kenyadari bahwa pintu ruangan kerja yang tidak terlalu luas itu telah dibuka. Ia bisa melihat dengan jelas bagaimana Larasati mengintip dari balik pintu, sambil tersenyum begitu manis.
"Kenapa belum tidur, Ras?" tanya Dirga sambil merapikan kertas-kertas di atas mejanya. "Ini udah malem banget, loh? Udah hampir jam satu."
Larasati masuk ke ruangan itu, lalu berjalan mendekat untuk duduk di pangkuan Dirga. "Aku kepikiran Miko. Udah beberapa hari ini Ibu yang jaga Miko kalo malem. Aku takut Ibu capek."
"Nggak papa, Sayang." Dirga merapikan anak rambut milik Larasati, sambil menyelipkannya ke belakang telinga. "Ibu seneng kok, dibolehin jagain Miko. Lagian kalo malem gini kan Mikonya juga istirahat. Jadi nggak terlalu repot ngurusinnya."
"Kamu nggak tidur, Ga?" tanya Larasati, "emang nggak capek udah seharian kerja, terus di rumah malah kerja lagi sampe jam segini?"
"Capek, Ras. Tapi demi kamu sama Miko, aku nggak papa."
Mendengar kalimat sederhana dari Dirga, sungguh membuat hati Larasati sakit tanpa alasan. Bagaimana bisa ia justru terjebak dalam situasi sulit dan berakhir membagi cintanya untuk laki-laki lain?
"Maaf, Ga," kata Larasati lirih. Ia bahkan mulai terisak, sambil menyembunyikan wajahnya pada dada bidang milik Dirga. "Aku minta maaf. Harusnya aku lebih paham ka…
Jalang Berwajah Seribu
Its Too Late
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments