Alena begitu lemas ketika keluar dari pintu rumah Rai, perutnya sampai bergejolak karna Menahan rasa takut, Rai adalah orang yang terlalu sulit untuk dipahami, jika tadi Alena mengatakan sesuatu yang tidak Rai inginkan, mungkin dia tidak bisa keluar dari rumah itu sekarang dia bahkan tidak yakin apakah dia bisa melahirkan anak yang sedang ia kandung dengan selamat.
(Kenapa sulit sekali untuk tetap hidup) Ucap Alena dalam hati sambil terduduk lemas di depan pintu rumah Rai lalu kemudian pergi.
Ke esokan harinya di rumah keluarga Luwis ...
Tuan Luwis telah berada di rumahnya, namun Alena hanya diam di dalam kamarnya dan tidak keluar untuk menyambut kedatangan ayah mertuanya.
“Nyonya muda, apakah kau benar-benar tidak ingin pergi dan menyambutnya? Bagaimanapun juga, nyonya adalah menantu perempuan tertua di keluarga Luwis, pasti nyonya akan disinggung karna tidak menyapa ayah mertuamu, apalagi ini adalah pertama kalinya nyonya bertemu dengannya.” Ucap Ami pada Alena.
“Aku rasa, jika aku turun hanya akan membuatnya malu, jadi mari kita beristirahat sejenak dan langsung menuju ke makanan saat tiba waktunya makan.” Jawab Alena sambil merebahkan tuburnya di atas kasur.
Tidak ada seorang pun di keluarga Luwis yang menganggap Alena sebagai menantu yang pantas, Alena juga berpikir, jika ia turun ke bawah sekarang dan menunjukkan rasa pedulinya, dia mungkin akan di permalukan. Itu sebabnya ia tidak mau turun dan menemui ayah mertuanya itu. Namun, ketika Alena sedang ingin beristirahat, tiba tiba terdengar ketukan pintu dari luar.
“Tok, tok, tok.” Suara ketukan pintu.
“Nyonya muda, nyonya besar memintamu untuk turun.” Ucap pelayan dari luar.
(Ah, kalau begini aku tidak bisa istirahat) Ucap Alena dalam hati sambil menghela nafas panjang.
Alena kemudian mengganti pakaiannya dan segera turun untuk menemui ayah mertuanya dan anggota keluarga Luwis lainnya, namun, ketika Alena berjalan turun dari tangga, ia tiba tiba berhenti karna mendengar semua orang yang ada di sana sedang sibuk…
Serpihan Hati
Kepulangan Tuan Luwis
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments