Alena duduk dengan tenang di atas sofa yang tepat berada di depan Rai dan menunggu Rai untuk bangun dari tidurnya. Tidak disangka wanita yang baru saja di usir oleh Kenzo untuk pergi meninggalkan Rai, ternyata tiba-tiba datang lagi untuk mendekati dan merayu Rai yang masih tertidur.
“Cih.” Ucap wanita itu sambil melihat ke arah Alena.
Dan tanpa ragu-ragu wanita itu lalu menyentuh wajah Rai yang sedang tertidur.
(Orang-orang seperti Rai ini pasti selalu teledor, jika aku bisa merayunya, aku pasti bisa menjadi orang kaya!). Ucap wanita itu dalam hati begitu penuh dengan percaya diri.
Namun, ketika ia ingin melaksanakan aksinya untuk merayu Rai, tiba-tiba Rai membuka matanya dan tatapan Rai pada wanita itu tiba-tiba membuat nyali wanita itu menciut.
“Tuan, Rai.” Ucap wanita itu sangat ketakutan.
“Apa yang sedang kau lakukan?” Ucap Rai sambil menampar wajah wanita itu dengan keras hingga wanita itu terjatuh ke lantai.
“Ahhh...” Ucap wanita itu kesakitan.
Rai tidak memperdulikan wanita itu, tatapannya hanya tertuju pada Alena yang sedang duduk dengan tenang di hadapannya. Saat melihat Rai sudah bangun, Alena langsung beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri Rai.
(Wanita ini benar-benar berani, dia melihat perlakuan Rai yang begitu kasar kepada wanita tadi tetapi masih saja tidak takut). Ucap Kenzo dalam hati.
Alena berjalan ke arah Rai dan mengambil kain untuk membersihkan baju Rai yang kotor akibat ulah wanita itu, ia menggunakan air yang ada di depan Rai untuk membersihkan pakaian Rai.
(Kak Rai sudah begini masih belum emosi? Wanita ini siapa?). Ucap Kenzo sangat heran.
“Bisakah aku mengobrol lagi denganmu?” Tanya Alena dengan lembut sambil membersihkan pakaian Rai.
“Alena, nyalimu kenapa bisa tiba-tiba mengecil lalu membesar lagi?” Ucap Rai sambil tersenyum licik.
(Mau ditidurin saja susah sekali, sekarang dia tiba-tiba mengomel terus). Ucap Rai dalam hati.
“Tidak bisakah kau mempertimbangkan kembali apa yang aku katakan tempo hari? Aku benar-benar tidak…
Serpihan Hati
Kekecewaan Alena
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments