Setelah kepergian Rai dari tempat itu, Alena merasa kecewa karena harapannya untuk di selamatkan oleh Rai, pupus sudah. Sementara itu, paman Jeri yang melihat bahwa Rai telah pergi, kini bisa bernafas lega, ia kemudian membawa Alena dan mengikat tangan dan kaki Alena yang sudah tak berdaya.
“Ayo! Ikut aku! Jangan berteriak, janga coba coba untuk lari! Jika kau mencoba kabur, aku akan membunuhmu saat itu juga.” Ucap paman Jeri mengancam.
Sementara itu, di atas mobil, Rai terus menatap beberapa helai rambut yang ia dapat dari showroom motor itu, dia sangat yakin bahwa rambut itu adalah rambut milik Alena.
“Apakah kaca ruang istirahat showroom itu hanya bisa melihat dari dalam keluar?” Tanya Rai pada Morgan sambil terus menatap rambut yang ada di tangannya.
“Ya, kau memang tidak bisa melihat ke dalam dari luar, ruang vip yang kita tempati sebelumnya juga begitu.” Jawab Morgan.
“Oh.” Ucap Rai singkat.
(Kak Rai tiba tiba menanyakan hal ini apa karna ia takut kejadian tadi di lihat oleh orang lain?). Ucap Morgan dalam hati.
“Kak Rai kau kenapa?” Tanya Morgan lagi.
Rai terlihat sangat marah karna ia sangat yakin bahwa Alena ada di sana tetapi tidak menyapanya sama sekali.
(Dia selalu bilang suka dan senang melihatku, tetapi kenyataannya apa? Jangankan mendekati, dia bahkan tidak mau menyapaku, jika dia buta, apa mungkin Ami pelayannya itu tidak memberitahunya bahwa aku ada di luar? Sudah kutebak dia itu bermuka dua. Tetapi, sejak kapan dia bisa berperilaku sesuka hatinya di hadapanku?) Ucap Rai dalam hati dengan ekspresi wajah yang sangat marah karna merasa di khianati.
“Putar balik ke sana.” Ucap Rai pada Morgan.
“Baik.” Ucap Morgan langsung kembali ke showroom motor.
Sementara itu, Alena sudah berada di atas sebuah mobil yang di kendarai oleh paman Jeri, ia terus berusaha untuk kabur tapi ia tidak bisa.
(Sama sekali tidak ada kesempatan untuk kabur, aku tidak bisa hanya diam di sini dan menunggu kematianku, paling tidak, aku harus mencari tahu apa yang dia inginkan) Ucap…
Serpihan Hati
Menunggu keajaiban
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments