Keesokan paginya, Lea pergi untuk menemui Bae Ahn di hotel. Tiba di sana, kebetulan Nirvana sedang menyiapkan sarapan. Dia mengajak Lea untuk sarapan bersama.
"Bagaimana dengan tempatnya? Apakah kau tidur dengan nyenyak, Bibi?" tanya Lea.
"Sangat nyenyak, Nak. Terima kasih." timbal Nirvana.
Alden baru saja selesai mandi. Sebelum berpakaian, dia sempat pergi ke dapur untuk menemui ibunya.
"Kau masak apa pagi ini, Ibu?" tanya Alden.
"Makanan kesukaanmu, putraku."
Tidak lama Lea datang dengan membawa penggorengan yang Nirvana butuhkan. Alden merasa sangat malu karena hanya menggunakan handuk. Dia langsung pergi untuk berpakaian. "Kenapa ibu tidak bilang jika gadis itu ada di sini?" gerutu Alden dalam hati.
Lea membantu Nirvana menghidangkan makanannya. Mereka duduk dan mulai sarapan.
"Oh iya, untuk apa kau datang kemari, Nak?" tanya Nirvana.
"Aku ingin bicara dengan paman, Bibi."
"Tentang apa?" tanya Nirvana penasaran.
Lea diam sejenak. Bae Ahn sepertinya paham jika yang ingin Lea bicarakan adalah sesuatu yang mungkin tidak ingin diketahui oleh istri dan putranya.
"Sudahlah, istriku. Jangan banyak bertanya. Habiskan saja sarapannya."
Selesai sarapan, Lea membantu Nirvana untuk mencuci piring bekas makan mereka. Walau dia tidak pernah melakukan itu sebelumnya, tapi Lea tahu harus bersikap seperti apa jika dia sedang bertamu di rumah orang lain.
"Bibi, terima kasih untuk sarapannya. Aku harus pergi sekarang juga," ucap Lea.
"Kenapa buru-buru sekali?" tanya Nirvana.
"Ada sesuatu yang harus aku selesaikan di perusahaan."
"Apa kau bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusahaan besar di kota ini?"
Lea tersenyum kecil mendengar keingintahuan Nirvana akan dirinya. "Jika kau mau, kau bisa berkunjung." ucap Lea sambil memberikan alamat perusahaannya.
"Tentu saja, nanti aku akan mengunjungimu."
Saat Lea pergi, Bae Ahn ikut bersamanya. Dia mengantar Lea menuju parkiran.
"Apa yang kau inginkan, Nona?"
"Aku membutuhkan obat terlarang darimu, paman. Kau pasti tau dimana bi…
A MISSILE BOMB!
MEMESAN BARANG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments