Sesampainya di kelas, Lea membuka surat itu dan mengirimkan pada ketiga temannya. Saat sedang mengajar, Tae melihat Jaane yang memainkan ponselnya. Tae langsung mengambil ponsel itu dan menahannya.
"Kembalikan ponselku!" pinta Jaane.
"Seperti itukah cara bicaramu pada seorang dosen?"
"Maaf, tapi tolong kembalikan ponselku sekarang juga!" ucap Jaane.
"Tidak bisa, kau sudah menggunakannya saat pelajaran berlangsung. Aku akan mengembalikan ponselnya setelah dua hari."
Jaane terlihat sangat kesal. Dia takut jika Tae membaca pesan itu. Saat waktu istirahat tiba, Jaane menemui ketiga temannya. Wajahnya terlihat sangat bete.
"Kau kenapa?" tanya Jasmine.
"Ponselku ditahan oleh dosen," jawab Jaane.
"Apa? Bagaimana bisa?" tanya Rae.
"Saat mendapat pesan dari Lea, aku tidak sabar untuk membukanya. Dosen menyebalkan itu melihatku memainkan ponsel dan langsung mengambilnya."
"Dosen yang mana?" tanya Jasmine.
"Siapa lagi jika bukan polisi itu," ucap Jaane.
"Aku akan pergi menemuinya untuk meminta ponselmu kembali." ucap Jasmine.
"Tidak perlu, itu akan percuma saja. Dia mengatakan padaku jika ponsel itu akan dikembalikan setelah dua hari."
"Dua hari?" ucap Rae tidak percaya.
"Kalian pergilah dulu ke kantin! Aku akan menyusul nanti." ucap Lea.
"Kau akan pergi kemana?" tanya Jasmine.
"Sudahlah, aku harus melakukan sesuatu terlebih dahulu." jawab Lea.
Lea sedang mencari seseorang. Sejak tadi batang hidungnya belum juga kelihatan. Tidak jauh dari tempat Lea berdiri, dia melihat Jong Dae yang sedang berjalan. Lea pergi untuk menemuinya.
"Tunggu!" teriak Lea. Sepertinya Jong Dae tidak mendengar teriakan Lea. Dia terus saja berjalan menuju ruangannya. Lea tidak patah semangat. Dia berlari untuk mengejarnya.
"Stop!!!" teriak Lea sambil menarik kerah baju Jong Dae dari belakang.
"Aaaa! Aku tercekik! Lepaskan aku!" ucap Jong Dae.
"Sejak tadi aku memanggilmu, kenapa kau tidak berhenti?" tanya Lea.
"Benarkah? Tapi dari tadi aku tidak mendengar siapapun memanggil namaku." jawab…
A MISSILE BOMB!
KETIKA LEA BERAKSI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments