suara sepatu terdengar di seluruh penjuru kantor terdengar sangat sibuk seperti ada hal istimewa yang akan terjadi di sana
"hei kalian cepat lah antar berkas ini ke lantai 12"ucap salah seorang kariawan wanita kepada Soo Joo dan Nara
Sebelum wanita itu pergi Soo Joo langsung menarik tangan wanita itu , "hei ada apa kenapa semua nya terlihat begitu sibuk hari ini "tanya Soo joo
"tiga CEO dari pusat akan datang kesini"ucap wanita itu
"tiga?bukan nya prusahaan ini hanya ada satu CEO ?"tanya Hana
"ya ,memang satu ,tapi prusahaan ini adalah milik kakak tertua mereka mereka memiliki prusahaan nya masing masing ,namun setiap kali berkunjung ke salah satu cabang mereka selalu bertiga "jawab wanita itu lagi
"ooh"sahut mereka berdua
Setelah nya wanita pergi meninggal kan mereka ,setelah beberapa menit mereka keluar dari sebuah lift "yang ini ruangan. Nya?"tanya Hana
"iya , soal nya ini yang paling mewah "jawab Soo joo
Setelah mereka masuk keruangan itu lalu meletak kan semua berkas itu di atas meja ,ketika mereka berniat keluar tiba tiba Soo joo merasa aneh dengan bentuk sebuah pin dengan simbol yang tak asing
'aku seperti mengenal simbol itu'monolok Soo joo
"hei kenapa kau melamun "ujar Hana yang menyadari kan Soo joo dari lamunan nya
"ah tidak ada apa apa"sahut Soo joo
Setelah nya mereka berdua keluar dari ruangan itu ,dengan pikiran Soo joo yang masih mengambang memikirkan pin itu
"hei ,cepat lah apa yang kau lamun kan"tanya Hana membuat Soo joo tersadar kembali
"eem,bukan apa apa"jawab Soo joo
"kau yakin "tanya Hana memastikan
"iya aku tak apa"sahut Soo Joo lagi
"ok lah,kalau begitu"ucap Hana
Setelah nya mereka kembali ke lantai bawah untuk melanjut kan pekerjaan mereka ,namun ketika mereka baru saja keluar dari lift ,tiba tiba saja tangan mereka di tarik oleh seorang kariawan wanita
"kalian ,mau kemana ,ayo kita harus menyambut CEO "ucap wanita itu
Mereka yang tidak tau apa apa hanya pasrah mengikuti wanita itu ,dan lalu berbaris di depan pintu masuk
Ketika sebuah mobil…
THE FIVE AGENTS
bab 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments