Selesai mengatakan hal yang membuat semua orang yang ada tercengang, pria itu menarik tangan Kinan menuju lift khusus ke ruangannya.
Ia hanya diam dengan wajah yang mengerikan di mata Kinan, ia pun tak berani menatap mata sang suami karena sadar telah melakukan kesalahan besar.
"Kak?" Devan melepaskan cekalan tangannya ketika mereka sudah masuk ke ruangan, memastikan tak ada yang mendengar percakapan mereka.
"Apa yang baru saja kau lakukan?!" Nada bicara pria itu terdengar marah namun ia berusaha menjaga agar suaranya tidak terlalu tinggi.
"Maafkan aku kak," Kinan yang pertama kali mendapati suaminya semarah ini pun sudah berurai air mata. Devan adalah pria yang lembut dan jarang marah. Benar kata orang kalau orang seperti Devan sekalinya marah sangat mengerikan.
"Apa kau tahu, apa yang kau lakukan tadi bisa mengancam kerjasama dengan Light Technologies?! Daddy akan sangat marah padaku kalau sampai ada kesalahan dalam proyek ini."
Kinan terus menangis, ia benar-benar ketakutan. Dibentak oleh orang yang dicintai ternyata rasanya seolah tertikam sembilu di dada. Sangat pedih.
"Bukankah aku sudah bilang, kalau Tuan Hardin Scott akan datang?" Suara pria itu penuh penekanan.
Amarah dan kekecewaan tengah menguasainya sekarang, ia sendiri pun tak sadar kalau tengah membentak sang istri.
"Maaf kak, aku yang salah. Aku yang membuat kerjasama kalian batal, maafkan aku."
"Aku mengijinkanmu bekerja disini agar kau tidak kesepian Kay, kau justru hampir membuat semuanya berantakan. Aku adalah suamimu saat dirumah, tapi disini kau sebagai manager dan aku adalah pemimpinmu. Bisakah bersikap profesional?"
Devan benar - benar takut daddy Arthur akan mendengar tentang hal ini.
Kinan mengusap air matanya dengan pandangan yang terus menunduk.
"Maaf atas kesalahan saya Tuan, surat pengunduran diriku akan segera dikirim."
Perempuan itu sudah tak sanggup lagi melihat kilatan amarah di mata suaminya, ia pun memutuskan berbalik dan keluar dari sana dengan sedikit berlari.
"Kay,"
"Kinan, tu…
Bukan Wanita Simpanan
43. Bicara Dengan Nada Tinggi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments