"Kay, kau darimana saja? Kenapa kau tidak mengangkat telfonku?" Benda pipih itu ia tempelkan pada telinga ketika ia akhirnya berhasil menghubungi Kinan. Devan sekarang berada di koridor rumah sakit dengan alasan mau membeli makanan.
"Maaf kak, ponselku terjatuh kemarin ini baru saja diperbaiki." Jawab Kinan merasa bersalah ketika mendengar suara cemas sang suami.
"Beli saja yang baru." Sahut Devan.
"Tidak perlu, ini sudah bisa digunakan sekarang."
"Bagaimana makan malam keluarga kemarin?" Tak dapat dipungkiri Kinan begitu penasaran akan apa yang terjadi dalam pertemuan keluarga kemarin malam, semalam ia tak dapat menghubungi sang suami dan alhasil sulit tidur karena penasaran.
"Danzel dengan istri dan anaknya datang ke New York, itu sebabnya mama menyuruh semua keluarga berkumpul." Balas Devan.
"Danzel adikmu yang paling kecil itu?"
"Iya."
"Lalu, apa yang terjadi selanjutnya?" Tanya Kinan masih penasaran.
Namun Devan memikirkan hal lain, dia tengah menyusun kata untuk memberitahu sang istri kalau Beverly ternyata sudah mengetahui hubungan keduanya.
"Kinan." Panggil lelaki itu dengan nada serius. Kinan seketika bungkam di seberang sana, ia tahu sang suami akan mengatakan sesuatu yang penting dan serius tentang pertemuan kemarin.
"Ada apa, Kak? Sesuatu yang buruk terjadi?"
Kinan di seberang sana menegang, cara Devan memanggil namanya seolah ada sesuatu yang membuat suaminya itu gelisah. Kinan hafal sekali dengan nada bicara lelaki tersebut walau tidak melihat ekspresi wajahnya sekalipun.
"Beverly sudah tahu tentang hubungan kita."
Kinan tersentak. Dadanya berdetak lebih cepat, ia bahkan hampir menjatuhkan ponsel yang dipegangnya.
"Ba-bagaimana bisa, Kak?" Kinan masih tercengang mendengar kabar tersebut, ia mulai mengkhawatirkan kelanjutan hubungannya dengan Devan.
Dengan menjalani pernikahan rahasia ini setidaknya ia dapat terus bersama pria itu, namun entah apa jadinya kalau sekarang istri Devan yang lain mengetahui hubungan rahasia keduanya.
"Dia menyuruh seseorang…
Bukan Wanita Simpanan
15. Bukan Prioritas Nomor Satu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments