"Selamat siang, my husband." Beverly mengecup pipi Devan dan pindah ke pangkuan pria itu.
Tidak usah ditanya bagaimana perasaan Kinan, melihat pemandangan di depannya rasanya hatinya tercabik-cabik dan terasa pedih. Apalagi ia tak mampu melakukan apapun karena sampai saat ini Beverly belum tahu kalau dia juga istri Devan.
"Bev? Kau kenapa datang kemari?" Lelaki itu menurunkan Beverly dari pangkuannya, ia begitu terkejut sampai tak sempat menghindar. Lalu ia menatap Kinan karena khawatir akan perasaan wanita itu.
"Memang salah kalau aku datang? Lagipula baby kita ingin menyusul daddynya ke kantor." Ucap Beverly manja, ia menarik telapak tangan sang suami dan meletakkannya diatas perut.
Seolah menyindir Kinan kalau sekarang ia tengah mengandung anak suaminya.
"Bisakah kau duduk di sofa saja?" Pinta Dev agak jengah. Ia merasa gelisah apalagi disini masih ada Kinan yang tengah memandang kearah lain.
"Ah, ada Kinan disini ternyata. Maaf, aku begitu senang bertemu Devan sampai tak sadar kehadiranmu." Beverly beralih menatap Kinan dan tersenyum ramah.
"Tidak masalah, aku akan kembali ke ruanganku." Perempuan itu beranjak dari duduknya dan hendak pergi dari sana.
"Tunggu, kenapa terburu - buru Kinan? Disini saja dulu, sudah lama kan kita tidak bertemu sejak makan malam itu."
"Aku masih ada beberapa pekerjaan, Nona."
"Oh, bukankah ini jam makan siang? Bukan begitu, Dev?" Tanyanya pada sang suami meminta persetujuan. Akhirnya Kinan tak punya pilihan lain, dia ikut duduk bersama dua orang itu.
"Kinan, bagaimana kabarmu?"
"Aku baik - baik saja."
"Oh, aku dengar beberapa hari lalu ada kekacauan disini? Krystal bercerita padaku, kalian tenang saja ayahku tidak akan tahu soal ini."
"Soal itu-"
"Tidak perlu menjelaskan apapun, aku tahu kau tidak bisa menahan dirimu." Potong Beverly sebelum perempuan didepannya menyelesaikan kalimat. Lantas ia tersenyum miring.
"Hentikan ini," Sela Devan pula ditengah suasana tegang tersebut.
"Apa yang harus dihentikan, sayang? Aku hanya mengobrol b…
Bukan Wanita Simpanan
46. Pamer Kemesraan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments