"Terimakasih Dev." Beverly menyuguhkan senyum hangat ketika suaminya itu menyodorkan segelas susu hamil untuknya.
Perlahan ia meneguk susu itu sembari matanya yang tak berhenti melirik kearah suaminya.
Devan pun kembali duduk diatas sofa disamping wanita itu, kembali membuka laptopnya untuk melakukan beberapa pekerjaan.
"Kau merasa lebih baik?" Tanya lelaki itu melirik istrinya.
Beverly meletakkan gelas kosong di meja dan mendekat sampai ia menempel pada lengan suaminya. Lalu mengangguk kecil. Beberapa waktu terakhir Devan berubah menjadi lebih hangat padanya, membuatnya tak menyesali keputusannya untuk berbohong pada Devan soal ia hamil. Walau itu sangat beresiko kedepannya.
"Sayang, aku mau cheese cake. Bisakah saat kau pulang nanti bawakan aku itu?" Pinta Beverly dengan nada manja.
Devan mengangguk, lantas ia mengemasi laptop dan beberapa berkas diatas meja. Jam menunjukan pukul delapan dan satu jam lagi ia ada pertemuan penting. Seharusnya lelaki itu berangkat sejak pagi, tapi Beverly merengek minta ditemani hingga ia terpaksa mengerjakan berkas berkas itu dirumah.
"Akan kubawakan."
"Pulangnya jangan malam - malam ya." Beverly ikut beranjak dan membenahi dasi suaminya. Lalu ia mencium bibir pria itu sekilas, walau Devan tampak enggan membalas.
"Hati hati di jalan." Ucapnya.
Devan mengangguk kecil, lelaki itu berlalu darisana meninggalkan Beverly dengan senyum merekah di bibirnya. Kalau tahu Devan akan luluh dengan kehamilannya, maka akan ia lakukan sejak dulu. Ternyata yang dikatakan Anna benar, pria penyayang keluarga seperti Devan pasti akan hangat kalau tahu ia akan jadi ayah.
***
Selepas kepergian sang suami, dua jam kemudian Brianna kembali datang kerumah kakaknya. Ini sudah menjadi rutinitasnya menemani Beverly ketika Devan pergi kerja sekarang. Untuk meyakinkan Devan kalau istrinya benar- benar sakit.
"Kau tahu kak, kebohongan ini sangat beresiko. Bagaimana kalau kau ketahuan. Perutmu akan tetap jadi kecil sembilan bulan kedepan. Apa yang akan kau kat…
Bukan Wanita Simpanan
35. Rencana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Andreina Bachtiyar
kk othor kami menunggu cerita selanjutnya/Heart//Heart//Heart//Heart/
2024-03-29
0