Mansion Amanda di Kota Hewiis - 26 April 537
Mansion yang dulunya merupakan milik Count Hewiis sekarang milik Amanda yang merupakan istri dari Count Hewiis atau mungkin lebih tepatnya milik dari putranya yang masih berumur 1 setengah tahun
Awalnya ia ingin menyerahkan Mansion itu kepada Alaric namun Alaric menolak karena setidaknya ia ingin memberikan tempat tinggal kepada Amanda dan anaknya termasuk Christina yang sekarang merupakan wali kota
"Yah, setidaknya aku harap kau tidak membuat kamarmu menjadi berantakan lagi"
"Tolong Tuan jangan di ungkit lagi tentang hal itu, saya benar-benar merasa menyesal"
Kembali ke tempat Reina dan Alaric yang sedang berbincang mereka makan dan minum sambil bersantai untuk beberapa saat
Reina benar-benar merasa malu atas kejadian itu, ketika ingatan itu mulai kembali wajahnya mulai memerah dan ia harus menutupi wajahnya itu
Sementara Alaric sendiri berkata jujur ia tidak bermaksud untuk menggoda Reina karena walau ia tau Reina yang sekarang sudah berbeda dengan Reina yang sebelumnya namun ia tidak tau apakah Reina yang sekarang sudah bisa membersihkan kamarnya sendiri
"Yah terlepas dari itu sekarang kau terlihat menjadi lebih baik"
"Semua ini berkat Tuanku"
Terlepas dari bagaimana sifatnya namun Reina yang sekarang jauh lebih tenang tentu karena ia sudah mengerti bagaimana buruknya sebuah dendam
Karena itu ia menjadi lebih tenang dan mudah mengendalikan emosinya walau ia sering terbawa emosi jika itu menyangkut Tuannya
Bagi Reina yang sekarang tujuannya hanya satu yaitu melindungi Alaric yang merupakan Tuannya, Ia akan selalu berusaha agar Alaric tidak terjebak dalam keadaan yang buruk
Karena itu beberapa kali ia terlihat gegabah dalam bertindak ketika hal itu menyangkut tentang Alaric seperti bagaimana ia langsung mengeluarkan pedangnya kepada Sebastian atau bagaimana ia yang berusaha keras untuk meminta Alaric agar tidak melawan para Undead
"Sepertinya pembicaraan kita berakhir di sini"
Kata Alaric karena ia mendengar suara langka…
Kembalinya Sang Pahlawan Abadi
Keberadaan yang Istimewa (1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments