Kota Leora - 10 Mei 537
"Seperti yang saya katakan Tuan, beberapa hari lalu orang-orang di kota memutuskan untuk membuat pentas drama tentang pertarungan anda dengan Red Dragon"
"Benarkah? Aku harap mereka tidak melebih-lebihkannya"
Alaric merasa cukup malu mengingat waktu ia membaca buku kisah dirinya yang dibuat terlalu berlebihan, penggambarannya membuat dirinya seperti orang suci dan kesatria yang berjuang demi keadilan
"Saya rasa itu tidak mungkin Tuan, mau bagaimanapun pasti akan dibuat lebih baik dan dramatis agar penonton menyukainya"
"Ah, aku rasa kau benar juga, tidak ada orang yang ingin menonton sesuatu yang membosankan"
Alaric dan Edward berjalan hingga mereka sampai di sebuah taman makam besar yang ada di pinggiran kota
Pagar besi mengelilinginya dan di dalam sana mungkin satu-satunya tempat paling hijau di dalam kota, dua orang penjaga makam melihat Alaric datang dan memberi hormat
"Selamat sore Tuan"
"Ya, selamat sore, aku ingin mengunjungi makam yang ada di dalam"
"Baik Tuan"
Para penjaga itu langsung membukakan pintu pagar makam dan Alaric langsung bergerak masuk
"Edward, Pastikan tidak ada yang masuk sebelum aku keluar"
Alaric masuk sendirian dan Edward berjaga di luar pagar bersama dengan para prajurit itu, Alaric mungkin bisa saja membawa Edward masuk namun akan lebih baik jika Edward yang juga ikut berjaga
Alasannya adalah jika Edward yang berjaga maka tidak mungkin ada orang lain yang berani mencoba masuk dan selain itu Alaric ingin melakukan hal ini sendirian
Dia berjalan melewati banyak makam keturunan Leonhart hingga ia sampai pada makam yang besar berada di tengah mereka semua
"Aku datang kakak"
Itu adalah makam Leora, seseorang yang menyelamatkan Leon Hart dari kehidupannya yang sangat menyedihkan
Alaric membersihkan makam itu walau sebenarnya makam itu selalu bersih karena memang ada orang-orang yang bertugas untuk menjaga kebersihan makam itu
"Kau tau......"
Alaric bercerita banyak pada makam itu, beberapa kali ia tertawa dan tersenyum…
Kembalinya Sang Pahlawan Abadi
Musuh yang Bersembunyi (1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments