Kastil Kerajaan - 2 Juli 537
"Kalau begitu saya permisi dulu Yang Mulia"
Alaric beranjak dari sofa dan mulai berjalan untuk keluar dari ruangan
"Ah, ya Archduke"
Sang Raja tiba-tiba memanggilnya dan hal itu membuat Alaric berhenti
"Ya? Ada apa yang Mulia?"
"Aku tidak akan menyerahkan Putriku! itu saja kau boleh pergi"
"Emm...Baiklah"
Alaric tak mengerti apa yang Sang Raja katakan jadi ia memutuskan untuk tidak terlalu memikirkannya mengingat sang Raja mengatakannya juga saat Alaric mau pergi
Jadi Alaric keluar dan menutup pintu lalu ia berjalan untuk kembali ke kereta kudanya
'Aku rasa pulang menggunakan gate tidak buruk'
Alaric sendiri sudah merencanakan perjalanan pulangnya, alasan mengapa ia tidak menggunakan gate di awal adalah karena ia belum menandai wilayah Ibu kota sebagai tempat untuk membuka Gate
Jadi dia sebelumnya berangkat menggunakan kereta kuda saja namun karena ia sendiri tidak memiliki tempat tinggal di ibu kota makanya ia memutuskan untuk pulang menggunakan gate
"Tuan Leon Hart"
Alaric berhenti setelah mendengar seseorang memanggil namanya, orang itu adalah Lilina yang sedang berjalan ke arahnya
"Tuan Putri? Apa anda baik-baik saja untuk keluar seperti ini"
Alaric merasa sedikit khawatir mengingat kejadian tadi kalau mungkin saja masih membekas pada diri Lilina karena itu ia berpikir kalau sekarang Lilina lebih baik untuk memiliki banyak waktu luang agar ia bisa mengistirahatkan pikirannya
"Saya tidak apa-apa Tuan Leon Hart, Saya punya sesuatu hal penting untuk dikatakan"
"Benarkah? Ada apa Tuan Putri?"
Alaric merasa sedikit bingung, dari cara berbicara Lilina sepertinya ini cukup penting namun Alaric tidak menemukan jawaban di dalam pikirannya tentang apa yang ingin Lilina bicarakan
"Saya mendapatkan informasi dari bawahan saya kalau mereka menemukan sesuatu yang bisa mengusir naga karena itu saya pikir Tuan Leon Hart akan tertarik"
"Mengusir Naga?! Apakah itu Artefak atau semacamnya?"
Artefak adalah sebuah alat yang memiliki kekuatan aneh di dala…
Kembalinya Sang Pahlawan Abadi
Pertemuan yang Mengubah Takdir (1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments