"Kenapa kamu menampar Hana?" tanya buk Indah saat mereka dalam perjalanan setelah meninggalkan rumah Umi.
"Aku menyuruh dia menjauhi Adam, dia menolak, dia mengatakan, tidak akan meninggalkan Adam yang telah melamarnya."
jawaban Rani membuat buk Indah kaget.
"Adam sudah melamar Hana?" tanya buk Indah memastikan apa yang ia dengar
"Iya Bu, Hana mengatakan itu dan aku melihat jari manis nya sudah memakai cincin, itu yang membuat ku emosi dan menamparnya."
"Pantas kau keluar dari skenario yang ibu ajarkan, jika ibu berada diposisi mu, mungkin ibu juga akan melakukan hal yang sama. ibu sangat menyesal menolong Hana, ibu tidak menyangka dia akan menjadi penghalang hubungan mu dan Adam. Ibu juga kesal dengan Adam yang lebih memilih Hana dari pada dirimu. Salwa juga, dia tidak tulus menyayangi mu, padahal dia sudah mengenal mu sejak masih sekolah SD, sekarang kamu sudah lulus kuliah seharusnya dia membantu ku menyatukan kalian berdua, kau dan Adam selevel, kalian sama-sama berpendidikan tinggi. aku heran dengan selera mereka, mereka lebih memilih anak baru tamat SMA dari pada lulusan Sarjana. dasar bodoh!" ucap Buk Indah menyampaikan semua kekecewaannya.
"Kita harus apa sekarang Bu?"
"Kita pergi kerumah sewa mu, ambil semua barang mu yang ada dirumah itu, untuk sementara waktu sebaiknya kita tidak muncul dihadapan mereka, ibu takut mereka melapor ke polisi karena perbuatan mu yang menyakiti Hana. saran ibu sebaiknya kau berhenti saja bekerja ditempat mereka. ibu akan membantu mu mencari pekerjaan yang lebih bagus, bagaimana menurut mu?"
"Baiklah, aku juga belum berani untuk bertemu Adam, aku rasa dia pasti akan membalas ku karena telah menyakiti tunangannya,. ah, sialan,. rasanya sangat menyebalkan menyebut mereka tunangan. mereka pasangan yang menyebalkan." ucap Rani
****
"Hana, apa kau ingin melaporkan perbuatan Rani?" tanya Umi saat Leoni masih mengompres pipi Hana.
" Tidak usah Umi, ini tidak terlalu sakit, aku juga tidak enak dengan buk Indah. lebih baik aku memaafkan…
Pilihan Adam
memaafkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments