"Panas sekali, padahal masih jam sepuluh pagi." ucap Hana saat keluar rumah bersiap untuk berangkat kerja.
"Setiap keputusan pasti memiliki konsekuensi yang harus diterima, aku memilih pekerjaan dapur, aku harus siap dengan cuaca panas setiap kali berangkat kerja. Jika aku bekerja dikantor aku tidak kepanasan, tapi teman dikantor cuma pak Ihsan dan Kak Rani, mereka orang kuliahan aku malu berada diantara mereka. Andai aku bisa buka usaha sendiri, aku tidak perlu bertahan untuk bekerja dan tinggal dirumah ini. aku gak boleh terlalu berharap sama kak Adam. Aku harus mandiri. Aku harus bisa mengurus diriku sendiri." ucap Hana telah selesai mengunci rumah dan ia melanjutkan langkahnya berjalan dibawah terik matahari yang membuatnya keringatan.
Lima belas menit berjalan kaki ia sampai ditempat kerja. Terlihat ibu-ibu pekerja lainnya sudah berada didapur. Mereka terlihat berbincang-bincang.
"Banyak sekali keringat di wajah mu Hana."ucap salah satu dari mereka saat Hana tiba didepan mereka.
"Iya, cuaca sangat panas." jawab Hana
"Kau tinggal di perumahan elit, kenapa tidak memakai kendaraan?" tanya yang lain
pertanyaan itu terasa menusuk jantung Hana.
"Aku tinggal di rumah teman, dia membebaskan ku uang sewa, aku tidak punya kendaraan karena itu aku jalan kaki." jawab Hana.
"Oh, kau menumpang." jawab mereka bersamaan. Mereka tidak lagi mempertanyakan kehidupan Hana, mereka bersiap untuk bekerja, Mereka membagi pekerjaan, Hana mendapat tugas mengupas kulit bawang merah. Lama mengupas bawang membuat mata Hana perih dan berair. ibu-ibu rekan kerja Hana tertawa melihat Hana yang menangis karna bawang.
"Cuci lah tangan dan wajah mu Hana, jangan diteruskan mengupas bawangnya." ucap ibu kerudung ungu.
"iya biar aku yang melanjutkan mengupas bawangnya." jawab ibu kerudung kuning.
Hana mengangguk dan segera toilet, saat akan memasuki toilet ia melihat Ihsan dan Rani keluar dari kantor, mereka berjalan menuju parkiran.
"Mau kemana pak Ihsan dan kak Rani?" tanya Hana didalam hatinya.H…
Pilihan Adam
Adam selesai ujian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
Oktavia
lanjut kak cerita nya bagus semangat kak
2024-04-20
0