Dan pada akhirnya, sore itu...atau mungkin sudah malam hari, Fila melemparkan pedang pendeknya ke arah bola hitam Monster itu.
"TROWAAA!!!"
Bagaikan genangan air yang mendadak menjadi beku, Tangkisan pedang milik Fila yang digunakan untuk menghalau serangan monster itu menciptakan sebuah bongkahan es yang membuat sihir itu menjadi beku dan terjebak didalam bongkahan es nya
Bukannya mengenai kami sihir itu malah menyentuh tangan monster itu setelah Fila mengcounternya. Akibatnya Sihir hitam itu melahap tangan kiri monster itu hingga habis layaknya kobaran api.
Namun tidak cukup sampai disitu. Kak Fila dengan cepatnya berlari di lengan monster itu dengan dua pedang miliknya.
Saat ia sudah sampai tepat didepan leher monster itu, secara horizontal kedua tangannya membuat bentuk silang dan menebas leher monster itu dengan kedua pedangnya dan---
RWAAAHHH!!!!
Monster itu berteriak kesakitan bahkan ketika kepalanya terpisah dari badannya. Kak Fila lantas melakukan apa yang sama seperti apa yang ia buat pada bola sihir monster itu sebelumnya. Kak Fila melemparkan satu pedangnya ke arah kepala monster itu dan dengan perlahan gerakan mulut monster itu tertutup dan terkunci.
"Semua sudah berakhir" gumam kak Tania dari kejauhan
Kepala monster itu telah ditutupi balok Es dan dalam beberapa detik kemudian--
WUSHHHH!!!
Balok es itu menguap di udara bagaikan Crystal yang telah mencair dan tersapu oleh hembusan angin.
"Fil, ayo turun semua telah selesai"
"Benar....ayo turun, jangan termenung diatas sana"
Sesaat setelah hilangnya tanda-tanda kehidupan dari wujud monster itu, Kak Tania dan Harry memanggil Fila yang masih berdiri kokoh diatas mayat itu dengan tatapan kosong.
Tanpa berbicara sepatah kata pun, gadis itu turun dari tubuh monster itu dan mendekat ke arah Kak Tania dan juga Harry dengan kepala yang tertunduk.
"Sudah sudah... Semuanya sudah berakhir..." ucap Kak Tania sembari mengusap-usap dan mengelus-elus kepala kak Fila dengan tangan lembutnya.
"Clift, sekarang kita harus…
Jutaan Langkah
Bab 10
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments