"Langsung pulang Nona?" tanya laki-laki itu kembali menghampiri saat Ayah Burhan memanggil pramusaji untuk membayar pesanan mereka.
Bukannya pramusaji yang mendekat, tapi dia lah yang mendekat yang membuat Riko kini terus menatap istrinya dalam diam.
Ada rasa tak nyaman saat ada laki-laki lain yang tahu apa yang tidak disuka dalam makanan istrinya.
Ingin sekali ia menggenggam tangan Rara untuk menunjukkan kepemilikan, tapi dia tidak enak hati dengan Ayah Burhan.
Riko tidak ingin Ayah Burhan menilai jika ia terlalu posesif dengan Rara dan membatasi gerak putrinya, padahal Rara tidak melakukan apapun.
Dalam tanda kutip, mereka hanya sedang jajan. Kekanakan sekali jika Riko menunjukkan rasa tidak sukanya di depan Ayah Burhan yang bahkan baru saja menjadi mertuanya belum genap satu minggu.
Tapi, senyum manis Rara saat membalas pertanyaan laki-laki itu membuat dadanya sesak tiba-tiba karena istrinya itu belum pernah memberikan senyum manis seperti itu padanya.
Apakah salah jika Riko merasai rasa ini?
"Iya. Udah kenyang soalnya." jawab Rara sembari tersenyum lalu menoleh pada Ayahnya. "Ayah juga pengen cepet-cepet sampai rumah kan?"
Ayah Burhan mengangguk sekenanya menjawab pertanyaan putrinya.
"Enggak ingin menikmati pemandangan sebentar? Bukankah pemandangan ikan-ikan sedang berenang adalah pemandangan favorit Nona?" tanya laki-laki itu yang membuat Riko kini menaikkan alisnya.
'Apa maksud laki-laki ini? Kenapa ingin sekali menahan Rara agar lebih lama disini.' gumam Riko dalam hatinya yang raut wajah tidak sukanya kembali tertangkap oleh mata Bunda Citra.
"Kita langsung pulang aja, Ra. Badan Bunda udah lengket semua dari tadi lho." seru Bunda Citra yang baru saja duduk kembali.
Rara mengangguk lalu menatap laki-laki itu lagi sembari tersenyum, "Terimakasih ya tawarannya, Mas. Tapi, Ayah dan Bunda lagi capek, baru pulang liburan jadi enggak bisa lama-lama kita disini."
'Sama laki-laki itu dipanggil Mas, sama saya yang jelas-jelas suaminya dipanggil abangnya…
Suami Pilihan Ayah
Sedikit Emosi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments