"Kalian enggak pulang?" tanya Lisna saat ketiganya duduk di ruang tamu.
Hari sudah sore, namun Rara dan Riko terlihat masih begitu betah di rumahnya.
"Ini juga rumah abang, Lis." Jawab Riko yang membuat Lisna menoleh pada sahabatnya, "bisnis lo lancar, Ra?"
"Lancar Alhamdulillah. Kenapa? Lo mau daftar jadi karyawan gue?"
"Enggak deh. Males gue kerja sama lo. Ntar bukannya kerja, malah sibuk ngobrol. Yang lain iri dong." kekeh Lisna yang membuat Rara tertawa pelan.
"Tapi kadang gue ngebayangin lho Lis kalau suatu saat kita bisa kerja bareng!"
"Bukan kerja bareng, Ra. Tapi lo bosnya, gue bawahannya. Itu beda." ralat Lisna yang membuat Riko menatap keduanya.
"Kamu mau belajar buka usaha, Lis?" tanyanya akhirnya pada adiknya yang langsung dijawab gelengan kepala oleh Lisna. "Enggak deh bang. Aku enggak bakat disitu. Bakatnya jadi karyawan aja." jawabnya yang membuat Riko mengacak rambutnya gemas.
"Belum dicoba udah menyerah duluan. Dasar adiknya abang."
"Ya kan abang tau Lisna kayak gimana! Daripada abang udah ngeluarin modal tapi enggak berkembang, kan sayang! Mending buat Lisna beli hape baru aja bang!"
"Hape mulu yang lo pikirin, Lis!" ujar Rara yang membuat Lisna menatapnya.
"Abisnya yang mau beliin gue iPhone terbaru udah lupa sih! Kan gue harus usaha sendiri jadinya Ra buat beli itu hape." sindir Lisna yang membuat Rara mencebikkan bibirnya.
"Itu tuh bukannya lupa! Tapi batal, Lis!"
"Batal gimana sih, Ra? Kan lo jadi nikah sama abang gue! Jadinya enggak cuman jadi pacar, jadi suami malahan."
"Lis!" tegur Riko sembari menggelengkan kepalanya.
"Iya bang. Aku diem." Lisna menutup bibirnya dengan tangan yang membuat Rara tertawa pelan.
"Abang gue negur gini karena belain lo tau, Ra. Lo harus cium abang gue buat bilang terimakasih." celetuk Lisna yang membuat Rara menatap suaminya.
Dan Riko pun membalas menatapnya.
"Cie.. Yang tatap-tatapan." ledek Lisna yang kemudian berdiri dari duduknya. "Daripada jadi nyamuk, mending kabur aja deh ke rumah Kania. B…
Suami Pilihan Ayah
Bab 17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments