Dokter wanita yang menangani Dinda pun menjelaskan kalau anak yang di kandung oleh Dinda tak bisa di selamatkan lagi karena dia mengalami benturan yang sangat keras.
Dan rahimnya pun harus segera di angkat karena mengalami kerusakan.
Seketika kaki mama nya Dinda terasa lemas dan dia terduduk di lantai dengan berderai air mata.
Dia menangis dengan pilu karena kehilangan cucu pertama nya .Dan dia bingung harus bagaimana cara menjelaskan nya dengan Dinda tentang keadaan anaknya.
Rio pun memapah bude nya untuk duduk di kursi tunggu,dia sangat kasihan melihat kondisi keluarga bude nya itu.
Sudah tidak ada dendam atau sakit hati di dalam diri Rio akibat perbuatan bude dan Dinda.
Semua sudah di serahkan kepada yang maha kuasa.dan dia mencoba untuk melupakan semua nya sekarang yang ada di hatinya dia ingin membantu bude dan anaknya itu.
Tak lama pintu ruangan operasi pun terbuka dari dalam .Dan tubuh Dinda pun di dorong menuju ruang perawatan.
Diiringi oleh Rio dan mamanya , sepanjang perjalanan mama nya Dinda tak berhenti menangis dia sangat sedih melihat kehidupan anak nya itu, dengan sabar Rio merangkul budenya itu menuju ke ruang perawatan.
Setelah sampai dalam ruang perawatan Rio pun menghubungi kakak nya ayu untuk mengabari tentang kondisi Dinda.
Ayu terkejut mendengar penjelasan Rio kalau dia bertemu bude nya dan mbak Dinda dengan kondisi menyedihkan.
Setelah Dinda masuk dalam ruangan perawatan Rio pun pamit untuk pulang dan besok dia akan kembali lagi dengan kakaknya.
***
Tak lama setelah Rio pergi Dinda pun tersadar dari pingsannya .
" Mama "
"Ma "ujar Dinda lirih.
"Kamu sudah sadar sayang "ujar mama nya Dinda mendekati anak nya itu.
Dinda pun mengingat ingat kejadian yang baru saja di alaminya.
Lalu dia pun meraba raba perut nya, alangkah terkejutnya dirinya karena perutnya sudah rata.
"Ma,mana anak Dinda kenapa perut Dinda sudah rata"ujar Dinda sambil terus meraba perut nya dan berusaha untuk bangkit dari tempat tidur.
" Sayang kamu yang sabar ya nak , Alla…
Aku Sangat Membencimu Ayah
Dinda kehilangan bayinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments