Pak Rudi berharap kalau dokter Heru bersabar dalam menghadapi Ayu yang masih dalam keadaan berduka
" Ayah tidak perlu khawatir Heru akan berusaha menjadi suami yang baik untuk ayu dan menjaga dirinya segenap jiwa raga heru " ujar dokter Heru kepada mertuanya
" Makasih ya nak ,hanya engkau harapan ayah untuk saat ini " ujar pak Rudi sambil bangkit dari duduknya sambil memukul pundak Heru dengan lembut
Setelah sarapan dokter Heru pun menyiapkan sarapan nya ayu untuk di bawanya ke dalam kamar nya ayu
Padahal pembantu nya Tante Lisa sudah di suruh oleh Tante Lisa untuk membawakan sarapan untuk ayu dan di bawakan ke dalam kamar
Tapi Heru melarang nya karena dia yang ingin melayani istrinya itu sendiri
Kemudian Heru masuk ke dalam kamar dengan Napan berisi roti lapis dan secangkir teh hangat
Kemudian dia meletakkan nampan itu di meja yang ada di dalam kamar itu ,kemudian Heru membuka tirai jendela supaya udara berganti dengan udara segar nya pagi
" Uh.." suara ayu terdengar sambil menutup matanya karena sinar matahari masuk ke dalam kamarnya dan mengenai wajahnya
"Maaf mas buka jendela nya ,biar udara kamar berganti dengan udara pagi " ujar Heru sambil berjalan mendekati tempat tidur
Ayu pun berusaha duduk dan bersandar di kepala tempat tidur
" Ayo sarapan dulu ,kamu dari semalam belum makan apa pun nanti kamu sakit " ujar dokter Heru sambil mengambil nampan dan meletakkan nya di tempat tidur
Ayu hanya memandangi makanan dan minuman yang ada di tempat tidur tanpa ada selera sedikit pun untuk menyentuhnya
" Ayu " ujar dokter Heru lembut sambil menyentuh pundak wanita berwajah lembut itu
"'Hiks..hiks.."
Ayu pun menangis lagi sambil menutup wajahnya dengan ke dua tangan nya
Kemudian dokter Heru mendekati istrinya itu sambil memeluk dirinya dengan lembut
" Menangis lah apabila itu bisa membuat mu tenang " ujar dokter Heru sambil membelai rambut Ayu
Ayu meluapkan kesedihan di hatinya di dadanya dokter Heru hingga baju kaos dokter Heru basah dengan air mata nya…
Aku Sangat Membencimu Ayah
Ayu mulai tenang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments