Karena kelelahan menangis akhirnya dokter Nisa pun tertidur lagi karena memang hari ini dia tidak ada jadwal praktek di rumah sakit tempat dia bekerja
Sedangkan kematian sipir penjara tersebut sedang di selidiki oleh pihak kepolisian , kemudian para pihak kepolisian turun ke rumah sipir penjara untuk mencari barang bukti atas kematian tak wajar rekan mereka
Lalu pihak kepolisian menggeledah isi rumah tersebut dari ruang tengah hingga ke kamar
" Lapor komandan kami menemukan sebuah kamera tersembunyi di sana " ujar salah satu anak buah polisi itu
" Aman kan semua barang bukti yang di dapat ,beserta ke dua air yang berada di dalam gelas itu " ujar komandan polisi tersebut sambil menunjuk jus yang bersisa di dalam gelas
" Siap komandan " jawab anak buah polisi tersebut sambil menjalankan tugas nya
Lalu mereka mengamankan semua barang yang mencurigakan termasuk handphone milik sipir penjara tersebut
Dan banyak warga yang berkerumun di depan rumah Rudi untuk menyaksikan ketika pihak kepolisian sedang mencari barang bukti tentang kematian sipir penjara tersebut
Dan beberapa warga di mintai keterangan sebelum kejadian pembunuhan itu terjadi,dan warga itu menjelaskan tentang apa yang dia lihat saja tidak melebihkan atau mengurangi fakta yang ada.
Setelah penyelidikan selesai garis polisi pun di pasang di sana ,dan tidak ada seorang pun boleh masuk sebelum penyelidikan selesai
Sedangkan jenazah sipir penjara tersebut sudah di pulangkan ke kampung halaman nya untuk di makam kan.
Berita kematian sipir penjara itu di dengar sampai ke telinga dokter Nisa
" Bagus akhirnya kau mati juga Rudi ,makanya kau jangan bermain main dengan diri ku " ujar dokter Nisa dalam hati dengan menyunggingkan senyum kemenangan
" Mudah mudahan polisi tidak mencurigai diri ku ,karena di rumah Rudi tidak ada cctv jadi aku aman " ujar dokter Nisa sangat senang sambil meminum minuman kaleng yang ada di tangan nya
Setelah beberapa hari libur dokter Nisa pun pergi ke rumah sakit untuk melaksanakan tugas ny…
Aku Sangat Membencimu Ayah
Mencari barang bukti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments