Di malam yang tenang, di sebuah café yang nyaman, Nadira dan Dita duduk berhadapan. Aroma kopi yang hangat mengisi udara, dan lampu temaram menciptakan suasana yang intim. Keduanya saling berpandangan, wajah mereka dihiasi senyuman meskipun ada kesedihan yang terpendam.
"Kak, aku kangen sekali," ucap Dita dengan suara manja, sambil memiringkan kepala dan menatap Nadira dengan tatapan yang penuh kerinduan.
Nadira, yang sedang mengaduk kopi di hadapannya, pura-pura marah. "Kenapa kamu nggak bilang kalau selama ini ada di kota? Kenapa baru sekarang kamu muncul?" tanyanya dengan nada sedikit berlebihan.
Dita terkekeh kecil, menunjukkan sikap cerianya. "Maaf, Kak. Aku takut mengganggu. Terakhir kali aku datang ke kosanmu, ibu bilang kamu pergi ke clubbing," jawab Dita dengan nada yang ringan.
Nadira terdiam sejenak, kemudian melanjutkan dengan suara lirih, "Apa kamu pernah datang ke kosanku? Ibu nggak bilang apa-apa."
Dita terkejut, namun segera membalas dengan nada yang lebih lembut, "Ah, lupakan itu, Kak. Sekarang kita sudah bertemu, kan?" Mereka pun tertawa bersama, seolah menghapus semua keraguan dan kesedihan yang ada.
Setelah beberapa detik tertawa, Dita memandang Nadira dengan tatapan penuh rasa ingin tahu. "Kak, bagaimana dengan pria masa kecilmu? Apa masih ada hubungan dengan dia?" tanyanya sambil mengangkat alis, mengisyaratkan rasa penasaran.
Nadira menghela napas panjang, wajahnya seketika menjadi serius. "Pria itu... sempat menjadi milikku," ujarnya pelan, menatap Dita dengan mata yang sedikit kosong. "Namun aku membuat kesalahan besar. Aku menyakitinya dan membuat dia pergi," lanjutnya, dengan suara yang dipenuhi penyesalan.
Dita diam sejenak, mencoba menangkap apa yang sedang dirasakan Nadira. Matanya menatap dengan penuh perhatian, menunggu penjelasan lebih lanjut.
Dengan perlahan, Nadira melanjutkan cerita. "Aku... selingkuh, Dita," ucapnya dengan suara berat. "Saat kami berdua sudah mendapat restu orang tua, aku dengan bodohnya selingkuh dengan Raka, do…
Penghianatan Yang Tak Terduga
83
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments