Para tetangga melanjutkan gunjingan mereka, mengenai kue yang dibuat Laila ternyata sangat enak. Itu mereka cicipi setelah Arman memberikan bebarapa potong kue pada mereka. Membungkam mulut nyinyir mereka terhadap sosok Laila.
"Ah, yang benar saja kue seenak ini buatan Laila."
"Tapi laki-laki yang tadi memang membawanya dari rumah Laila."
"Siapa dong yang mengajari Laila membuat kue itu?."
"Mungkin Teh Nini, almarhumah memang terkenal suka bikin kue meski tidak pernah dijual."
"Bisa jadi sih."
"Tidak bisa dibiarkan kalau Laila sukses, sekarang kita harus memikirkan cara supaya laki-laki yang tadi tidak lagi membeli kue dari Laila?."
"Bagaimana dong?."
"Aku juga tidak tahu."
"Cepat berpikir kita akan melakukan apa."
Mereka tampak sibuk berpikir keras sampai-sampai mereka lupa pekerjaan di rumah masing-masing. Sementara orang yang akan mereka zalimi sedang sibuk membuat pesanan untuk besok. Kedua anaknya turut membantu.
"Besok tidak jualan lagi, Bu?." Sebenarnya Salwa sangat ingin berjualan di tempat yang kemarin.
"Tidak, Kak. Besok kalian sudah mulai les. Ibu sudah mendaftarkan kalian sekalian tadi ke warung."
"Les apa, Bu?." Tanya Salwa dan Halwa.
"Baca, tulis, berhitung."
"Sama Ibu sudah setiap hari" sahut Salwa.
Ibu Laila tersenyum. "Ini dari ahlinya langsung, Kak."
"Bagi aku Ibu adalah ahli segalanya" Salwa memeluk hangat Ibunya. Ibu yang tidak melahirkannya namun begitu sangat menyayanginya.
"Betul" Salwa ikut menimpali sembari memeluk sang Ibu dari posisi lain.
"Untuk saat ini Ibu hanya bisa melakukan ini untuk kalian. Tolong doakan Ibu terus supaya Ibu bisa melakukan yang terbaik untuk kalian." Ibu Laila mengecup pucuk kepala Salwa dan Halwa.
Tengah malam Laila terbangun, perempuan yang tetap berhijab itu tersentak karena sebuah mimpi yang terasa begitu nyata. Keringat dingin mulai membasahi tubuhnya, Laila pun segera berganti pakaian dan mengambil wudhu. Berdoa semoga itu hanya bunga mimpi semata.
*****
Setelah menyelesaikan pekerjaannya untuk pesanan nanti s…
Laila
Bab 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
Wanita Aries
Kasian kehidupan laila penuh org iri serakah
2025-01-25
0
Lisa
Moga aj niat 2 org itu tidak terlaksana
2025-01-18
0
Happy Kids
harta anak yatim piatu masih aja diusik. pasti cm omdo doang soal utang
2025-02-01
1