Bab 41

"Bagaimana keadaan Inggit, dok?." Mama Astuti tidak pernah jauh dari Inggit. Menantu yang sudah dianggapnya sebagai anak sendiri.

"Semoga saja ada keajaiban." Dokter kembali meninggalkan ruangan Inggit.

Mama Astuti sangat prihatin dengan hidup menantunya. Sakit yang dianggap sepele oleh Inggit jutsru sekarang akan merenggut hidupnya.

"Kamu sudah meminta Laila datang ke sini?" Mama menaruh tangan pada pundak Arman.

Arman menggeleng sambil terus menatap Inggit.

"Mungkin kali ini Inggit sungguh-sungguh." Mohon sang Mama.

Lagi Arman menggeleng. "Aku tidak ingin melibatkan Laila dalam urusan apapun lagi."

"Ar..."

"Tidak, Ma. Jangan memaksaku, karena aku tidak akan pernah melakukannya."

Mama Astuti dan Arman saling diam, keduanya kini sama-sama fokus menatap pada layar yang menghangatkan kondisi Inggit.

"Aku keluar dulu, Ma."

Mama Astuti hanya mengangguk.

Arman segera keluar dan menuju musala yang ada di rumah sakit karena memang sudah waktunya shalat. Cukup lama Arman berada di sana, tentu saja mendoakan semua orang yang disayanginya.

"Bang Refal" langkah Arman terhenti saat keluar dari area musala karena dihadang Refal.

"Kalau kamu tidak bisa mencintai Inggit, setidaknya biarkan aku yang menjaganya."

"Aku juga maunya seperti itu, Bang. Tapi dari awal Abang tahu kalau Inggit tidak menginginkan itu. Kedua Papanya Inggit menyerahkan tanggung jawab padaku dan sekarang Inggit istriku."

"Pergilah temui Laila, itu yang selalu diinginkan Inggit."

"Sudah ribuan kali Inggit mengatakan itu, tapi ribuan kali juga Inggit mengatakan tidak ingin bercarai dari aku dan selamanya ingin menjadi istriku."

Refal bungkam, langsung menyingkir dari jalannya Arman. Arman segera melanjutkan lagi langkahnya. Arman masuk bersamaan dengan Mama Astuti yang akan memanggilnya.

"Inggit sudah menunggumu sejak tadi." Mama Astuti tidak bisa membendung air matanya.

"Ada apa?" tanya Arman meraih tangan Inggit lalu memeganginya.

"Aku sudah tidak kuat, rasa sakitnya sudah sangat menyiksaku." Air matanya pun…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Wanita Aries

Wanita Aries

Kasian arman harus menekan perasaan krna keegoisan inggit. Gila tu inggit pdhl udah mati jg

2025-01-25

0

Lisa

Lisa

Ya nih kan Arman skrg bertemu dgn Laila krn urusan pekerjaan..moga aj mereka bisa deket lg

2025-01-24

0

Watini Salma

Watini Salma

kasihan Arman dan Laila padahal saling cinta

2025-01-24

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!