Rasanya Arman sudah tidak sabar ingin segera pulang kerja. Ke rumah Laila untuk membicarakan pesanan pabrik yang mencapai 2.000 box snack.
"Gelisah amat bos, kenapa?." Tanya Mamat.
"Aku yakin, pabrik pasti mengizinkan kue-kuenya Laila ada di kantin lagi setelah pesanan ini selesai."
"Serius?."
"Iya."
"Semoga saja. Lagi pula kue-kue buatan Laila sangat enak."
"Ide baru lagi nih nanti buat Laila, menerima isian snack box."
Maman tersenyum menggoda.
"Kenapa Bos yang bersemangat?."
"Senang saja melihatnya semakin maju, meski walau masih harus banyak belajar."
"Proses ya, Bos."
"Betul sekali."
"Pasti Bos sudah tidak sabar mau bertemu dengan Laila."
Arman mengangguk, sangat jujur. Kemudian Maman menggodanya.
"Sepertinya hati Bos sedang dipenuhi bunga yang sedang bermekaran."
Seketika pulpen yang ada di depan Arman melayang namun tidak sampai mengenai Maman. Dengan cekatan laki-laki itu menghindar sembari tertawa.
Yang ditunggu Arman tiba juga, segera bergegas meninggalkan pabrik. Ada kabar baik yang ingin segera disampaikan padanya Laila. Dengan perasaan bahagia laki-laki itu mengendarai motor sepeda motornya dengan pelan dan sangat hati-hati karena kondisi jalan yang sangat jelek.
Arman tidak langsung menemui Laila karena ada banyak antrean di depan rumahnya. Barulah Arman datang menghampirinya setelah antrean habis bersamaan dengan kue-kue Laila yang habis.
"Pak Arman" sapa Teh Linda.
"Alhamdulillah laris ya, Teh."
"Alhamdulillah, Pak. Bolu yang baru dibuat Laila selalu habis." Senang tidak terkira.
"Bantu terus Laila, Teh. Teh Yayuk juga."
"Siap, Pak Arman" sahut Teh Yayuk semangat.
"Nanti jangan pulang dulu. Saya juga ada perlu sama Teh Linda dan Teh Yayuk. Kalau suaminya nanti datang menjemput, suruh ikut saja. Kita ngobrol santai."
"Ada apa Pak Arman?" tanya kedua perempuan itu kini berwajah serius.
"Nanti saja kita ngobrol" jawab Arman yang membuat Teh Linda dan Teh Yayuk berpikir yang tidak-tidak. Mereka sangat takut kalau ada masalah dengan pekerjaan mereka sekar…
Laila
Bab 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
Lisa
Moga Salwa bisa diobati oleh dokter yg tepat
2025-01-19
0